alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Petani di Polman Keluarkan Rp800 Ribu per Hari untuk Airi Sawah

Asrianto Suardi
Petani di Polman Keluarkan Rp800 Ribu per Hari untuk Airi Sawah
Petani di Dusun Kampuno, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, kabupaten Polewali, harus mengeluarkan biaya sebesar Rp800 ribu per hari untuk mengairi sawahnya. Foto: Asrianto/SINDOnews

POLMAN - Petani di Dusun Kampuno, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, kabupaten Polewali, harus mengeluarkan biaya sebesar Rp800 ribu per hari untuk mengairi sawahnya.

Biaya sebesar Rp800 ribu tersebut dialokasikan untuk operasional dan sewa mesin pompa air. Pompa itu digunakan untuk memompa air dari sungai, kemudian dialirkan ke sawah mereka melalui saluran irigasi.

Saat ini usia padi milik petani telah memasuki dua bulan, namun jika tidak mendapatkan pasokan air yang cukup, tanaman padi bisa terancam gagal panen akibat kemarau.



Untuk biaya operasional, petani membutuhkan sebanyak 150 liter bahan bakar solar yang digunakan dalam jangka waktu 1x 24 jam. Harga bahan sebanyak Rp. 800 ribu rupiah per hari.

"Pokoknya nostop ini menyala pak," tutur Basri, petani setempat, Jumat (12/10/2018).

Nanti jika masa panen telah tiba, biaya operasional ini akan di potong oleh pemilik mesin pompa air dengan potongan 15 persen.

Menurutnya, masa turun sawah untuk menanam di wilayah Tumpiling serentak akan dilakukan pada bulan November mendatang. Namun sebagian petani di desa Tumpiling lebih memilih turun lebih awal.

"Daripada tinggal lama menunggu, lebih baik ditanami sawahnya pak. Kan masih sempat di panen baru turun sawah serentak," katanya.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook