alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pulihkan Trauma Korban Bencana Gempa dengan Tablig Akbar

Tim Sindonews
Pulihkan Trauma Korban Bencana Gempa dengan Tablig Akbar
Tabliq Akbar yang digelar di Donggala untuk memulihkan trauma para pengungsi dari korban bencana gempa dan tsunami. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Banyak cara yang dilakukan, agar membantu warga untuk memulihkan trauma pascabencana gempa dan tsunami, termasuk menggelar tablig akbar untuk memberikan siraman rohani kepada para pengungsi.

Hal ini dilakukan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, dengan menggelar Tabliq Akbar kepada para pengungsi korban bencana gempa dan tsunami di wilayah Dusun Wombo Kalonggo, Tanantovea, Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (13/10/2018).

Ketua III YBM PLN, Hery Hasanuddin menyampaikan, YBM PLN secara khusus mendatangkan Ustadz M Zaaf Fadlan Rabbani untuk memberikan tausiah kepada para pengungsi agar hati mereka ikhlas menerima cobaan.

“Tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga mengalami trauma karena gempa, stres karena rumah hancur, pekerjaan hilang atau belum bisa bekerja, tidur di tenda darurat dan masih banyak faktor lain. Oleh karena itu orang dewasa juga perlu mendapatkan trauma healing melalui tausiah," katanya.

Ustadz Fadlan Rabbani mengapresiasi inisiatif YBM PLN menyelenggarakan tabliq akbar tersebut. Menurutnya kegiatan hari ini akan memberikan recovery mental bagi para pengungsi, sehingga kondisi psikologis mereka tetap terjaga dengan baik.

“Subhanallah, tidak hanya kecukupan makanan yang telah diberikan YBM PLN, namun mereka juga mendapatkan hiburan keimanan agar tidak terus menerus bersedih dan kembali bangkit,” katanya.

Manfaat tausiah dirasakan langsung oleh Laila (48) salah seorang pengungsi yang turut mendengarkan tausiah bersama ratusan pengungsi lainnya. Ia merasa dikuatkan dengan hadirnya kegiatan tausiah sehingga lebih ikhlas.

“Tak ada yang bisa kami berikan selain ucapan terima kasih kepada PLN atas semua bantuan yang telah diberikan,” pungkasnya.

Selain tausiah YBM PLN juga telah membuka dapur umum yang menyediakan makan bagi 1.400 pengungsi di lokasi tersebut setiap harinya hingga 22 Oktober mendatang.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads