alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Panitia Makassar F8 Diminta Perhatikan Pelaku UMKM

Hasdinar Burhan
Panitia Makassar F8 Diminta Perhatikan Pelaku UMKM
Kawasan kuliner di event Makassar F8 menyajikan sejumlah menu makanan. Tempat ini laris dinikmati para pengunjung Anjungan Pantai Losari Makassar. Foto : Budi Santoso/SINDOnews

MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar meminta kepada panitia Makassar International Eight Festival and Forum (F8) 2018 untuk lebih memperhatikan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Mario David mengatakan, seharusnya event Makassar F8 ini menjadi kesempatan para pelaku UMKM mengembangkan usahanya. Sehingga panitia penyelenggara khususnya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan stand khusus bagi UMKM.

"Masa pengusaha pengusaha kecil, Usaha Mikro harus bayar sampai 5juta satu stand. Untuk pengusaha kecil, uang Rp5 juta sangat besar. Belum lagi mereka harus mengeluarkan modal untuk jualan mereka. Kan kasihan," sebutnya, Minggu (14/10/2018).



Mario menyampaikan hal tersebut usai menerima laporan terkait adanya keluhan para pedagang yang sedianya membayar uang penyewaan stand hingga Rp5 juta selama Makassar F8 berlangsung lima hari.

Untuk itu, ke depannya dia berharap agar para pelaku UMKM diberikan ruang khusus. Paling tidak ada area khusus untuk usaha mikro, tanpa ada pungutan biaya sewa stand.

"Kita berharap, tidak usah dibayar itu booth, pemnerintah menyiapkan dan memfasilitasi UKM. Jangan menarik uang, kita gnakan fasuilitas yang ada. Supaya mereka bisa gunakan fasilitas itu untuk berpameran dan bertransaksi ekonomi," imbuhnya.

Salah satu pedagang pengguna stand yang menjual makanan siap saji, Dapur Amel mengaku harus membayar Rp5 juta untuk mendapatkan stand berukuran 3x4 meter selama 5 hari pelaksanaan F8.

Bagi usaha kecil yang baru ia rintis selama setahun ini, harga stand tersebut sangat tinggi, mengingat ia harus bersaing dengan stand yang lebih besar.

"Bukan masalah untung rugi sebenarnya, tapi bagaimana kami ini pengusaha kecil bisa berpartisipasi dalam event yang sebesar ini," ungkapnya saat ditemui di event tersebut, kemarin.

Untuk mendapatkan keuntungan, Amel terpaksa menjual dagangannya lebih tinggi dari harga normal. Jika biasanya ia menjual Sosis Bakar dengan harga Rp15.000. Di event ini ia jual dengan harga Rp20.000 per tusuk.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads