alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tanggapi Menteri Susi, Kapolres: 10 Pelaku Illegal Fishing Ditangkap

Muhammad Subhan
Tanggapi Menteri Susi, Kapolres: 10 Pelaku Illegal Fishing Ditangkap
Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga didampingi Kasat Polairud Polres Pangkep, AKP Ridwan Saenong saat memberikan keterangan soal Illegal Fishing. Foto: Muhammad Subhan/SINDOnews

PANGKEP - Pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang menyebutkan tewasnya seorang warga akibat ledakan bom ikan sebagai indikator kegagalan kepolisian dalam penegakan hukum ditanggapi Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga.

Kepada awak media, Tulus yang didampingi Kasat Polairud Polres Pangkep, AKP Ridwan Saenong mengatakan, pernyataan Menteri Susi melaui akun twitter pribadinya itu merupakan koreksi sekaligus motivasi bagi kepolisian.

Namun untuk dikatakan gagal, Tulus menegaskan, pihaknya sudah menindak sejumlah pelaku illegal fishing yang menggunakan bom maupun bius.



Dalam dua bulan terakhir ini, Polres Pangkep sudah menangkap 10 pelaku. Bahkan salah seorang pelaku dilumpuhkan dengan tembakan.

"Sebagian sudah dilakukan, jika ada yang belum selesai itu proses, itulah PR (pekerjaan rumah) kita. Penanggulangan kejahatan tidak bisa dengan emosional, harus dengan mekanisme," kata Tulus, Selasa (16/10/2018).

Baca Juga : Bom Ikan Meledak di Tangan, Satu Nelayan Pangkep Tewas

Ia juga menyebutkan sejumlah langkah preventif yang dilakukan Polres Pangkep untuk mencegah prilaku penggunaan bahan terlarang dalam mencari ikan dengan patroli, sosialisasi dan tindakan tegas. Ia mengatakan, Satpolairud Polres Pangkep aktif melakukan patroli ke wilayah yang dianggap rawan illegal fishing.

Berbagai sosialiasi kepada masyarakat melalui pemerintah desa dan tokoh masyarakat juga rutin dilakukan agar illegal fishing berhenti. Namun, ia mengakui meski patroli dan sosialisasi dilakukan, masih saja ada masyarakat yang melakukannya.

Ia juga mengatakan, pihaknya tidak akan membiarkan persoalan illegal fishing ini terus berlangsung di masyarakat kepulauan.

"Kita membentuk gugus tugas yang khusus menanggulangi, kita berharap pemda membantu karena kita butuh sarana dan prasarana," ucap Tulus.

"Kita melakukan tindakan tegas, itu preventif juga. Bukan kita diem-diem. Kita sudah terapkan, saya juga sampaikan kapolsek, kalau mereka tidak maksimal kita ambil alih perannya," lanjutnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook