alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

BBPJN Prioritaskan Pembangunan Jalan Sekitar Sumpang Labbu

Kurniawan Eka Mulyana
BBPJN Prioritaskan Pembangunan Jalan Sekitar Sumpang Labbu
ELEVATED ROAD. BBPJN Wilayah XIII Makassar, akan fokus pada pembangunan jalan di sekitar Sumpang Labbu atau kilometer 54 untuk segmen II jalan tembus Maros-Bone. Foto: Maman SUkirman/SINDOnews

MAKASSAR - Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XIII Makassar, akan fokus pada pembangunan jalan di sekitar Sumpang Labbu atau kilometer 54 untuk segmen II jalan tembus Maros-Bone.

Kepala BBPJN Wilayah XIII Makassar, Miftahul Munir, mengatakan, saat ini pembangunan elevated road segmen pertama, yang terletak di Camba, sudah selesai 100% dan sudah difungsikan. Tetapi pihaknya masih akan melanjutkan pembangunan segmen II hingga VI.

"Masih ada 5 segmen, tapi 6 kita tidak bisa tangani di 2019 karena butuh dana agak besar, harus multiyears, kita akan laksanakan dengan renstra baru 2020-2024," tuturnya saat dihubungi, Rabu (17/10/2018).

Dia menegaskan, segmen II akan diprioritaskan di sekitar Sumpang Labbu atau kilometer 54 karena ruas jalan di situ cukup panjang, dengan struktur bebatuan yang keras.

"Di situ cukup panjang dan tanahnya batuan keras dan agak sempit," jelasnya.

Mengenai target panjang jalan yang akan dikerjakan, Miftahul mengatakan, pihaknya tidak mengejar target panjang jalan, melainkan penyelesaian lokasi rawan kecelakaan.

Berdasarkan hasil survei BBPJN XIII, ada sekitar 6 titik black spot atau rawan dari panjang jalan eksisting 160 kilometer. Masing-masing titik tersebut memiliki panjang yang berbeda.

"Kalau total panjang sih tidak seberapa, cuma karena memang lokasinya geometriknya tidak standar dan rawan kecelakaan, jadi bukan pemenuhan target panjang tapi target penyelesaian lokasi rawan kecelakaan," tuturnya.

Mengenai anggaran yang dibutuhkan, dia mengaku belum mengetahui, karena ada beberpa opsi pengerjaan, yakni menggunakan terowongan atau menggunakan elevated. "Angkanya belum pasti. akan kita program 2020, jadi belum bisa bicara angka karena masih dalam tahap studi. Lokasi yang mau ditangani sudah ada," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, mengatakan pada segmen II ada rencana pengerjaan tunel sepanjang 1,4 kilometer.

"Tapi ada juga kita selesaikan dengan elevated. Ini kan arahan renstra tahun terakhir, tidak boleh ada podies, nanti kita lanjutkan usulan 2020. Kami tdk berhenti di situ, tapi yang bisa upgrade kita lanjutkan di area blankspot," tuturnya.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads