alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Luncurkan BPNT

Najmi Limonu
Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Luncurkan BPNT
Dalam rangka mempercepat penurunan angka kemiskinan dan memperluas akses kepada masyarakat, Dirjen Penanganan Fakir Miskin meluncurkan BPNT Tahap III. Foto: Najmi S Limonu/SINDOnews

MAROS - Dalam rangka mempercepat penurunan angka kemiskinan dan memperluas akses kepada masyarakat, Direktorat Jendral (Dirjen) Penanganan Fakir Miskin meluncurkan  Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap III Kabupaten Maros.

Dirjen Fakir Miskin Kementrian Sosial Abdul Hayat Gani mengatakan, program bantuan ini diluncurkan sebagai upaya untuk menyalurkan bantuan pangan raskin agar lebih tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.

"Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan arahan Presiden Republik Indonesia demi meningkatkan efektifitas dan ketepatan sasaran program, serta mendorong inklusi keuangan," katanya, Jumat (19/10/2018).

Menurut Hayat, pada tahun 2018 perluasan BPNT akan menjadi 10 juta yang terbagi dalam empat tahap mulai dari bulan April-Mei dan Oktober - November. Untuk perluasan BPNT untuk bulan Oktober sebanyak 59 Kabupaten/Kota dimana salah satunya Kabupaten Maros.

"Sasaran kami untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Kabupaten Maros sebanyak 22.299 KK. Oleh karena itu, mulai bulan Oktober hingga November 2018 secara terus menerus kami menyampaikan para KPM yang sudah mendapatkan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) akan melakukan transaksi pembelanjaan beras dan telur di E-Warong atau agen penyalur BPNT yang sudah bermitra dengan Bank Negara Indonesia," jelasnya.

Acara ini juga dengan pemberian Kartu Kesejahteraan Sosial bagi Keluarga Penerima Manfaat dan tata cara mengoperasikan mesin EDC bagi penerima KKS yang nantinya akan tersedia di 60 titik agen yang tersebar di 14 Kecamatan di Kabupaten Maros.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads