alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polres Mamuju Ringkus 2 Nelayan Pelaku Pemboman Ikan

Asrianto Suardi
Polres Mamuju Ringkus 2 Nelayan Pelaku Pemboman Ikan
Personel Polres Mamuju menangkap dua nelayan pengebom ikan, Candra, 42, dan Suju, 48, warga Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju, Sulbar.Jumat (19/10/2018). Foto: Istimewa

MAMUJU - Personel Kepolisian Resort (Polres) Mamuju menangkap dua nelayan pengebom ikan, Candra, 42, dan Suju, 48, warga Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju, Sulbar.Jumat (19/10/2018).

Keduanya ditangkap di pantai Desa Kombiling, Kecamatan Pangale, Mamuju berkat laporan masyarakat sekitar yang melihat adanya aktivitas nelayan yang diduga menggunakan bom ikan.

Petugas dari Polres Mamuju yang tiba di lokasi kejadian, menemukan dua unit perahu katinting beserta pemiliknya yang berusaha Kabur.



Dari lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan, 1 buah perahu dan mesin katinting, 1 buah compresor dan alat selam, 5 buah botol kosong, mesiu bahan peledak, 2 boks gabus ikan hasil tangkapan, 3 jerigen berisi bahan bakar bensin.

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang melihat langsung dua orang pengguna bom tangkap ikan tersebut.

Kapolres Mamuju AKBP Moh. Rivai Arfan mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum karena sudah sering terjadi kejadian serupa, namun pelaku banyak lolos karena akses ke laut yang sulit.

"Di laut susah gerak cepat namun berkat kesigapan Polsek akhirnya dapat ditangkap semua. Ini juga berkat dukungan masyarakat di sekitar, bahkan salah satu masyarakat cepat membantu Polri meminjamkan perahu untuk penangkapan," tutur Kapolres, saat dikonformasi, Sabtu, (20/10/2018).

Semua ini atas kerjasama dengan masyarakat. Tanpa dukungan masyarakat mustahil kedua tersangka bisa ditangkap karena Polsek tak punya perahu sedangkan jika menghubungi Polair dipastikan butuh waktu para pelaku akan melarikan diri.

Kedua tersangka dibawa ke Polres Mamuju untuk proses hukum selanjutnya. Keduanya tersangka diancam pasal 84 ayat 1 junto pasal 8 undang-undang RI nomor 31 tahun 2014 tentang perikanan dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp1,2 miliar.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook