alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mantan Pengurus PKS di Sulsel Ramai-ramai Bentuk Ormas

Luqman Zainuddin
Mantan Pengurus PKS di Sulsel Ramai-ramai Bentuk Ormas
Bendahara Garbi Sulsel, Mudzakkir Ali Djamil. Dulunya pernah menjabar Sekretaris PKS Makassar. Foto : Istimewa

MAKASSAR - Mantan pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Sulsel ramai-ramai membentuk organisasi masyarakat (Ormas) Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Sulsel.

Bendahara Garbi Sulsel, Mudzakkir Ali Jamil tak menampik jika sebagian besar anggota Garbi Sulsel diisi oleh kades PKS. Seperti Taslim Tamang (eks sekretaris DPW PKS Sulsel), Rasyidin Adnan (Eks pembinaan umat PKS Makassar), serta beberapa pengurus PKS lain yang tersingkir. Tak terkecuali, bupati Takalar, Syamsari Kitta.

Meski demikian, Mudzakkir yang juga mantan Sekretaris PKS Makassar tak ingin mengaitkan ormas tersebut sebagai bentuk kekecewaan atas sikap pengurus pusat yang mencopot mereka.

"Garbi membuka ruang bagi siapa saja yang sejalan dengan arah baru Indonesia. Jadi, bukan organisasi yang dibangun karena eksodus PKS. Tapi kalaupun sebagian besar pengurus adalah mantan pengurus PKS, ini karena ide dan gagasan," terang Muda, sapaan Mudzakkir, Minggu (21/10/2018).

Muda sendiri, menyebut jika dirinya dan beberapa anggota di Garbi masih terdaftar sebagai kader PKS.

"Masih terdaftar. Tidak tahu, kalau sudah tidak diakui (oleh PKS Sulsel)," sambung anggota DPRD Kota Makassar ini.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Sulsel, Surya Darma belum bersikap terhadap keputusan sejumlah kadernya yang membentuk Garbi tanpa izin partai. Pihaknya saat ini tengah mempelajari Anggaran Dasar/Rumah Tangga partai.

"Tetap akan ditilik dari sisi AD/ART bagaimana dengan keberpihakan atau keterlibatan yang aktif di situ, sebagai rujukan dari kami. Masa ada aturan, tapi dilanggar sendiri," terang ketua DPW PKS Sulsel Surya Darma.

Lebih lanjut dia mengakui, jika kader-kader PKS yang gabung di Garbi, masih terdaftar di partainya. Menurut dia, yang melakukan pemecatan adalah pengurus DPP. Namun sampai saat ini belum ada surat pemecatan maupun teguran yang dikeluarkan oleh pusat.

Terlepas dari itu, Surya Darma mengaku tak menganggap Garbi sebagai ancaman terhadap PKS.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads