TOPIK TERPOPULER

Sempat Tersesat, 3 Pendaki di Gunung Bawakaraeng Ditemukan Selamat

Herni Amir
Sempat Tersesat, 3 Pendaki di Gunung Bawakaraeng Ditemukan Selamat
Tiga orang pendaki di Gunung Bawakaraeng yang sempat tersesat ditemukan selamat. Foto: Sindonews/Ilustrasi

GOWA - Tiga pendaki yang dilaporkan tersesat sejak Minggu (6/9/2020) di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, akhirnya berhasil ditemukan.

Ketiga pendaki itu ditemukan selamat di pos 7 Gunung Bawakaraeng, Senin (7/9/2020) siang.



Baca Juga: Pramuka Gowa Bersihkan Sampah di Kaki Gunung Bawakaraeng

Adapun ketiga pendaki tersesat dilaporkan bernama Tomy (20), warga Jalan Sunu Kota Makassar, Fadel (16) warga Sudiang Kota Makassar, dan Danil (34) warga Barombong Kota Makassar.

"Korban sudah bersama kami, ditemukan dalam keadaan selamat," ungkap Kapolsek Tinggimoncong Polres Gowa Iptu Hasan Fadhlyh kepada wartawan.

Menurut Kapolsek, Ketiganya sudah dievakuasi dari pos 7 turun ke pos registrasi di Hutan Pinus, Lembanna, Kabupaten Gowa.

Perwira polisi dua balok itu menjelaskan, para pendaki yang berasal dari Kabupaten Pangkep tersebut, berangkat dari Lembanna menuju puncak Gunung Bawakaraeng pukul 16.00 WITA Sabtu, (5/9/2020).



Mereka sempat beristirahat dan berkemah di pos 6 pada 23.00 Wita, Sabtu (5/9/2020) tengah malam. Kemudian melanjutkan perjalanan ke pos 7 pada pagi hari keesokan harinya, Minggu (6/9/2020).

Namun mereka salah jalur karena mengambil jalur kanan ke arah talung. Para pendaki itu pun tersesat. Keadaan kian runyam karena stok makanan yang mereka bawa sudah hampir habis.

"Ketiga pendaki yang tersesat tersebut baru berhasil ditemukan pada keesokan harinya, Senin (7/9/2020) hari ini," jelasnya.

Baca Juga: Satu Pendaki di Gunung Bawakaraeng Meninggal Karena Hipotermia

Iptu Hasan menuturkan, ketiga pendaki itu datang tanpa melaporkan diri di posko registrasi. Karena itu, dia menyesalkan sikap para pendaki itu karena berdampak menyulitkan pendataan dan identifikasi identitas korban.

"Kami informasikan bahwa setiap pengunjung wajib hukumnya melakukan registrasi," katanya.

Iptu Hasan melanjutkan, pelaporan pada pendaki di posko registrasi akan memudahkan aparat dan Basarnas jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sehingga pada saat pencarian ataupun evakuasi korban dapat diidentifikasi cepat untuk dilakukan langkah-langkah evakuasi kepada pendaki di Gunung Bawakaraeng," tambah Iptu Hasan.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!