alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dishub Makassar Tertibkan Parkir di Depan Toko Agung

Vivi Riski Indriani
Dishub Makassar Tertibkan Parkir di Depan Toko Agung
Petugas Dinas Perhubungan Kota Makassar memasang spanduk larangan parkir pada bahu jalan di Jalan Ahmad Yani, termasuk lima jalan utaman di Kota Makassar. Foto: Muchtamir Zaide/SINDOnews

MAKASSAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, kembali melakukan penertiban di kawasan bebas parkir. Salah satunya di Jalan Dr Ratulangi depan Toko Agung.

Berdasarkan Perwali 64/2011, ada lima ruas jalan di Makassar yang masuk kawasan bebas parkir. Diantaranya Jalan Dr Sam Ratulangi, Urip Sumohardjo, AP Pattarani, Sultan Alauddin, dan Ahmad Yani.

Namun fakta di lapangan, tak jarang ditemukan ada parkir di lima titik tersebut. Misalnya, parkiran Toko Agung yang acapkali memakai bahu hingga badan jalan sebagai lahan parkir, dan perparkiran di depan KFC AP Pettarani.



Humas Dishub Makassar Azis Sila mengatakan, Jalan Ratulangi salah satu kawasan bebas parkir, sehingga tidak dibenarkan adanya parkir di titik tersebut.

Apalagi, parkir di badan jalan masih dikeluhkan masyarakat lantaran menjadi salah satu hambatan samping penyebab terganggunya arus lalu lintas.

"Aturannya kan jelas dalan Perwali 64/2011, sehingga harus kita tertibkan. Selain itu, inikan juga banyak dikeluhkan masyarakat terkait hambatan samping akibat parkir di badan jalan sehingga mengganggi arus lalu lintas," jelasnya.

Kata Azis, sudah seringkali menegur jukir dan pemilik toko agar memarkir kendaraan pelanggan tidak sampai di badan jalan, sebab akan mengganggu arus lalu lintas. Terlebih kawasan itu merupakan bebas parkir.

"Kalau teguran kita sudah beberapa kali layangkan surat secara resmi untuk tidak memarkir kendaraan di badan jalan," ungkapnya.

Hanya saja, kata Azis, penataan parkir untuk jukir merupakan kewenangan dari PD Parkir. Pihaknya hanya melakukan pengawasan terkait kendaraan yang parkir di badan jalan, sehingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

"Kalau berbicara masalah parkir itukan kewenangan PD Parkir, kita hanya pengawasan dan penertiban apabila memarkir di badan jalan dan mengambil hak pengguna jalan," paparnya.

Selain fokus penertiban di titik larangan parkir. Dia juga mengaku fokus di new traffict management, salah satunya di Jalan Thamrin depan SMP Frater. Serta titik parkir lainnya yang dinilai menjadi penyebab terjadinya kemacetan.

"Inikan kita sementara perubahan arus, nah ini yang kita fokuskan sekarang dampak dari perubahan arus itu. Ini kita lakukan depan SMP Frater, jadi kita imbau pengendara untuk tidak memarkir kendaraannya di badan jalan (roda dua maupun roda empat)," ucapnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads