alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

DPRD Minta Disdag Bentuk Satgas Tertibkan Gudang dalam Kota

Hasdinar Burhan
DPRD Minta Disdag Bentuk Satgas Tertibkan Gudang dalam Kota
Suasana rapat dengar pendapat (RDP) terkait persoalan gudang dalam kota yang dilakukan di kantor DPRD Makassar. Foto: Hasdinar Burhan/SINDOnews

MAKASSAR - Meski Perwali 93/2005 Tentang Peraturan Kegiatan Gudang Dalam Kota sudah diteken sejak 8 tahun yang lalu. Penanganan gudang dalam kota hingga saat ini tak kunjung tuntas. Aktifitas pergudangan masih kerap ditemukan di sejumlah jalan di kota Makassar.

Karena geram dengan aktifitas ini, Komisi C DPRD Kota Makassar menggelar RDP dengan Dinas Perdagangan (Disdag) terkait aktifitas pergudangan dalam kota di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Makassar, kemarin. Dalam RDP ini, dewan mendesak pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penertiban gudang atau ekspedisi dalam kota.

Wakil Ketua Komisi C yang memimpin RDP tersebut, Sangkala Saddiko mengatakan, bahwa adanya wacana pembentukan satgas baru karena pengawasan pergudangan dalam kota selama ini tidak efektif berjalan.



"Jadi kami meminta bahwa perlu dibentuk satgas baru dengan pertimbangan satgas yang baru ini betul-betul bisa melaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing," kata Legislator PAN Makassar ini.

Pembentukan satgas tersebut, kata dia, karena banyaknya pergudangan dalam kota, khususnya di utara kota Makassar menjadi perhatian publik. Masyarakat banyak mengeluh karena aktifitas lalu lintas merasa terganggu.

Sehingga, lanjutnya lagi, perlu ada perhatian Pemerintah Kota dalam hal ini Satgas untuk penertiban gudang dalam kota, karena ada acuan yang tertuang dalam peraturan daerah. Sehingga, tidak ada lagi alasan untuk tidak dilaksanakan.

"Yang jelas bahwa satgas ini nantinya harus ada dengan memenuhi semua kebutuhan, agar tidak ada lagi pergudangan dalam kota yang meresahkan banyak warga," tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Penindakan dan Pengawasan Dinas Perdagangan Makassar, Syafruddin mengatakan penertiban gudang dalam kota sudah massif dilakukan oleh pemerintah kota Makassar hingga saat ini. Buktinya, perpanjangan izin operasi gudang dalam kota di semua kecamatan diberhentikan. Namun ia mengakui penindakan ini membutuhkan keterlibatan oleh semua pihak.

"Kalau mau bertindak untuk penutupan Gudang dalam kota, harus bersama-sama. Perizinan, Disdag, Satpol PP bahkan kalau perlu DPRD juga turun menindaki ini," ujarnya



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif