TOPIK TERPOPULER

Rudal Burevestnik : Mampu Bertahan Bertahun-tahun di Atmosfer dan Mengancam Kapan Saja

Muhaimin
Rudal Burevestnik : Mampu Bertahan Bertahun-tahun di Atmosfer dan Mengancam Kapan Saja
Rudal bernama rudal jelajah Burevestnik bertenaga nuklir ini bahkan dapat tetap berada di atmosfer selama beberapa tahun jika perlu dan dapat menimbulkan ancaman kapan saja. Foto/Russia Today

LONDON - Sebuah rudal milik Rusia disebut memikili daya super dahsyat dengan jangkauan global dan akan memungkinkan serangan dari arah yang tidak terduga. Rudal bernama rudal jelajah Burevestnik bertenaga nuklir ini bahkan dapat tetap berada di atmosfer selama beberapa tahun jika perlu dan dapat menimbulkan ancaman kapan saja. Baca : Aksi Rusia Kerahkan 8 Jet Tempur untuk Cegat 3 Pembom Amerika

"Moskow sedang menguji sistem rudal jelajah bertenaga nuklir sub-sonik yang memiliki jangkauan global dan akan memungkinkan serangan dari arah yang tidak terduga," ungkap Kepala intelijen pertahanan Inggris, Letnan Jenderal Jim Hockenhull, telah Hockenhull dalam jumpa pers di pusat intelijen Five Eyes, seperti dikutip dari surat kabar Sunday Telegraph, Senin (14/09/2020).

"Rudal Burevestnik memiliki waktu berkeliaran yang hampir tidak terbatas," ujar bos intelijen pertahanan Inggris tersebut. Dia juga mencatat investasi Moskow dalam kemampuan kapal selam dan pelayarannya, dan menambahkan bahwa ini akan memberi angkatan bersenjata Rusia kemampuan untuk menyerang infrastruktur militer dan sipil. Baca Juga : Terungkap ! Ternyata Ini Rahasia Vaksin COVID-19 Buatan Rusia



"Kemampuan ini bersama-sama memungkinkan Rusia untuk menahan Inggris dan infrastruktur sipil dan militer sekutunya dalam risiko serangan langsung baik dengan bahan peledak konvensional dan senjata nuklir, membatasi opsi atau meningkatkan taruhan selama masa krisis," lanjut Hockenhull.

Rudal jelajah Burevestnik adalah satu dari enam senjata strategis baru yang diluncurkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada Maret 2018. Sedangkan aliansi intelijen Five Eyes terdiri dari lembaga-lembaga intelijen dari Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat (AS). Baca Lagi : Disebut Jadi Target Rudal China, Amerika Siapkan Cara Lindungi Guamnya



(sri)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!