alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polisi Kembali Ringkus 2 DPO Jaringan Joki CPNS di Makassar

Syachrul Arsyad
Polisi Kembali Ringkus 2 DPO Jaringan Joki CPNS di Makassar
Polrestabes Makassar saat merilis jaringan joki yang berhasil diringkus. Foto: Muchtamir Zaide/SINDOnews

MAKASSAR - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Makassar, berhasil mengamankan buronan dalam kasus joki seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkumham Sulsel.

Kepala Satreskrim Polrestabes Makassar, Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, ada dua daftar pencarian orang (DPO) yang sudah ditangkap. Penangkapan terhadap pelaku kasus joki ini diketahui dilakukan sejak seminggu terakhir keenam pelaku lainnya ditahan.

"Sudah ada dua orang. Inisial R dan M, perantara dan pemalsu identitas," beber Wirdhanto yang dikonfirmasi, Rabu, (07/11/2018).

Namun, Wirdhanto belum mau memberi keterangan lebih jauh soal kronologi penangkapan DPO tersebut. "DPO lain masih akan kita tindaklanjuti," bebernya singkat.

Sebelumnya, Polrestabes Makassar sudah mengamankan enam pelaku dalam kasus ini. Empat diantaranya berstatus joki, yakni Ahmad Lutfi, Hamdi Widi, Martin Tumpak, dan Adi Putra Sujana.

Kemudian satu sebagai broker (perantara) atas nama dr Wahyudi. Lalu tersangka lainnya sebagai peserta asli atau pengguna jasa joki atas nama Musriadi, warga Kabupaten Bone.

Mereka ditangkap saat kedapatan melakukan pemalsuan data saat proses verifikasi berkas di lokasi tes bertempat di gedung RRI, Jalan Riburane Makassar. Sabtu (27/10) malam lalu, diamankan satu orang. Kemudian menyusul tiga lainnya pada Minggu (28/10) pagi. Dari hasil pengembangan, dua lainnya menyusul diringkus kepolisian.

Berdasarkan keterangan pelaku, kejadian ini sudah direncanakan sejak April 2018 lalu. Awalnya, empat orang peserta CPNS meminta Wahyudi selaku perantara mencarikan jalan agar dapat lulus menjadi CPNS Kemenkumham.

Diketahui, setidaknya ada delapan DPO lain dari kasus ini. Tersisa enam orang lain lagi setelah dua lainnya tertangkap polisi. Buronan tersebut merupakan perantara dan juga peserta asli pengguna jasa joki.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads