alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bareskrim : Farouk M Betta Sudah Diperiksa Dugaan Korupsi Fee 30%

Budi Santoso
Bareskrim : Farouk M Betta Sudah Diperiksa Dugaan Korupsi Fee 30%
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Farouk M Betta. Foto : SINDOnews

MAKASSAR - Direktorat Tipikor Bareskrim Polri menyebut telah memeriksa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Farouk M Betta dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi fee 30 persen anggaran sosialisasi lingkup kecamatan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Direktur Tipikor Bareskrim Polri, Brigjen Pol Erwanto Kurniadi mengatakan pemeriksaan Farouk (Golkar) melengkapi pemeriksaan 288 saksi lainya.

Termasuk 15 orang anggota DPRD Kota Makassar lainnya, seperti Wakil Ketua DPRD Makassar, Erick Horas (Gerindra), Ketua Komisi C, Rahman Pina (Golkar), Fachruddin Rusli (Acil), Susuman Halim (Demokrat), Sangkala Saddiko, Busranuddin Baso Tika (PPP), Jufri Pabe (Hanura), Irwan Jafar (NasDem, dan Supratman (NasDem).



"Jumlah saksi yang telah diperiksa dari tanggal 1 Oktober sampai 1 November, total 288 orang, dengan rincian 75 peserta sosialisasi, 92 lurah 29 narsum, 4 vendor, 2 kurir, 15 camat, 18 kasubbag, 16 DPRD, 4 TAPD, 4 BPKAD, 15 bendahara pengeluaran (riksa oleh Polda), 14 PPHP (riksa oleh polda)," ungkap Erwanto kepada SINDOnews, Rabu (07/11/2018).

Sebelumnya dia mengatakan pemeriksaan tersebut berlangsung di SPN Batua Polda Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar. Diperkirakan akan berlangsung hingga November ini.

Penyidik Bareskrim diturunkan langsung mendalami peran masing-masing pihak yang dianggap terkait pada kasus yang sebelumnya menyeret nama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Pemkot Makassar sebagai tersangka.

"Lagi dituntaskan penyidikan awal. Untuk tersangka baru tergantung fakta yang diperoleh penyidik," sebut Erwanto.

Erwanto mengatakan, pemeriksaan saksi tidak akan berhenti sampai disitu, namun pihaknya masih akan memeriksa 61 saksi lainnya. Mereka diantaranya para lurah di Kota Makassar.

Lebih lanjut, saat ditanya terkait dengan hasil pemeriksaan dan dugaan aliran dana ke anggota DPRD Makassar, Erwanto belum ingin berkomentar lebih jauh.

"Yah sudah ada (hasil pemeriksaan), tapi itukan materi penyidikan. Kami tidak berhipotesa, yang kami ungkap fakta," pungkas Dia.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads