alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dewan Tak Permasalahkan Rencana Kunjungan Wali Kota ke Eropa

Hasdinar Burhan
Dewan Tak Permasalahkan Rencana Kunjungan Wali Kota ke Eropa
KANTOR DPRD MAKASSAR. DPRD Kota Makassar tidak mempermasalahkan adanya kunjungan ke luar negeri yang dilakukan oleh Wali Kota Makassar, asal dapat dipertanggungjawabkan. Foto: Maman Sukirman/SINDOnews

MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar tidak mempermasalahkan adanya kunjungan ke luar negeri yang dilakukan oleh Wali Kota Makassar, asal dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua Komisi B (Bidang Keuangan dan Ekonomi) DPRD Kota Makassar, HM Yunus, menyatakan hal itu saat dikonfirmasi, Kamis (8/11/2018).

Pihaknya tidak mempersoalkan kunjungan yang akan dilakukan asalkan memiliki tujuan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, apalagi menggunakan APBD dalam kunjungan.

"Kunjungan kerja ke luar negeri itu tidak masalah asal tujuannya jelas dan bisa dipertanggung jawabkan. Ada undangan untuk hadir dari luar negeri juga harus ada. Tidak asal-asal kunjungan begitu saja," ujarnya.

Bahkan anggaran yang digunakan oleh staf, seperti bagian humas yang ikut dalam kunjungan juga tidak masalah, asal itu menggunakan anggaran yang melekat pada dinasnya, atau tidak ikut serta menggunakan anggaran wali kota dan wakil wali kota.

"Masing-masing dinas punya anggaran sendiri jadi itulah yang mereka gunakan jika kunjungan ke luar negeri. Di tahun ini, anggaran kunjungan kerja wali kota dan wakil wali kota sudah ada dan kami akan evaluasi untuk APBD Pokok 2019 apakah terjadi pemangkasan anggaran atau tetap," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Protokol Sekretariat Pemerintah Kota Makassar, Muh Zuhur, menjelaskan, kunjungan ke luar negeri yang bakal dilakukan wali kota masih sebatas wacana atau belum pasti. Rencana itu masih perlu dimatangkan termasuk memastikan negara di bagian eropa yang ingin dikunjungi.

"Kunjungan ke negara eropa memang sudah menjadi agenda, tapi ini belum pasti pi. Masih mau dimatangkan lagi dan inilah yang sementara mau dibicarakan kalau pak wali sudah pulang dari Australia sebentar malam (kemarin)," jelasnya.

Adapun anggaran perjalanan atau kunjungan kerja untuk wali kota dan wakil wali kota di tahun 2018 di alokasikan sebesar Rp 1,7 miliar. Anggaran tersebut khusus untuk wali kota dan wakilnya, tidak termasuk dengan pegawai staf humas yang sering ikut dalam kunjungan.

"Anggarannya Rp 1,7 miliar khusus untuk wali kota dan wakilnya. Dan anggaran itu tidak besar ji, lagian kalau ada sisanya juga dikembalikan ke kas negara. Kalau staf humas ada sendiri anggaran tersendirinya dan khusus," tambahnya.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads