alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tiga Bulan Menunggak, PLN Mencabut Listrik Rusunawa

Asrianto Suardi
Tiga Bulan Menunggak, PLN Mencabut Listrik Rusunawa
PLN mencabut aliran listrik rumah susun sewa (rusunawa) yang terletak di jalan Pembangunan Berlanjut, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar). Foto: Asrianto Suardi/SINDOnews

POLMAN - PLN mencabut aliran listrik rumah susun sewa (rusunawa) yang terletak di Jl Pembangunan Berlanjut, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar).

Kepala PLN Rayon Polewali, Tono Yulianto mengatakan, pemutusan aliran listrik tersebut karena menunggak iuran pembayaran listrik selama 3 bulan. Hal itu akibat adanya miss komunikasi antara vendor dan dinas terkait.

"Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) PLN harus membongkar meternya," jelas Tono, Jumat (9/11/2018).

Kepala Bidang Perumahan Dinas Pemukiman, Pertanahan dan Perumahan Polman, Idris mengatakan, fasilitas listrik rusun tersebut dicabut, hal itu sengaja dibiarkan karena selama ini pemakaian beban listrik hanya digunakan pelaksana proyek untuk pengerjaan bangunan.

"Masa listriknya belum dinikmati justru kita yang bayar, memang kemarin tagihannya itu langsung ke pelaksana proyek tapi ditembuskan ke kami," kata Idris,

Rusunawa yang berlantai lima dengan kapasitas 114 kamar ini, setiap kamarnya memiliki fasilitas daya listrik 900 Watt dengan sistim saklar komunal sehingga dinilai kurang tepat untuk penghuni rusun karena mayoritas hunian rusun di daerah lain rata rata hanya menggunakan listrik sistim voucher.

"Kita sudah survei rusun di kabupaten lain seperti Jeneponto, Bantaeng dan Makassar rata rata gunakan listrik voucher, kalau sistim sakral komunal bisa jadi ada penghuni rusun bayar mahal padahal kamarnya tak pernah dia tempati, tapi kalau sistim voucher jika tidak diisi listriknya mati sendiri," katanya.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads