TOPIK TERPOPULER

COVID-19 Sudah Infeksi 190 Warga di Kota Parepare

Darwiaty Dalle
COVID-19 Sudah Infeksi 190 Warga di Kota Parepare
Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, Ibrahim Kasim. Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle

PAREPARE - Laju penyebaran virus corona atau COVID-19 di sejumlah daerah belum berhenti. Di Kota Parepare, virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China ini sudah menginfeksi 190 warga.

Data kasus infeksi itu diketahui dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Parepare. Juru Bicara Tim Gugus Parepare, Halwatiah mengatakan, bahwa setiap harinya, ada penambahan pasien positif corona.

Baca juga: Bupati Jeneponto Umumkan Dirinya Positif Terkonfirmasi COVID-19



Penambahan kasus positif corona setiap harinya ini kata Halwatiah, menyusul berjalannya program trisula atau tiga upaya pengendalian COVID-19 yang digagas pemprov Sulsel.

"Pemeriksaan dengan sistem swab, masif kita lakukan, utamanya pada warga yang pernah kontak langsung kepada pasien corona, melalui program trisula," ujarnya.

Dari 250 warga yang telah diswab, kata Halwatiah lagi, 19% di antaranya terpapar corona. Oleh karena itu kata dia, pihaknya meningkatkan kewaspadaan pada beberapa tempat penyebaran virus. Terutama di lokasi perkantoran atau klaster perkantoran.

"Terlebih sudah banyak ASN yang terpapar corona. Tapi sejauh ini masih terkendali. Swab bahkan bisa dilakukan pada 40 orang dalam satu instansi. Rata-rata ditemukan satu hingga tiga yang positif COVID-19," ungkapnya.

Kabar baiknya, tambah Halwatiah, penambahan jumlah kasus positif corona dibarengi dengan jumlah kasus pasien yang sembuh. Dari 190 kasus positif corona, sudah 133 pasien yang sembuh.

Sementara itu, Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, Ibrahim Kasim mengakui, penambahan pasien COVID-19 secara signifikan bisa mempengaruhi ruang isolasi yang ada di rumah sakit.

Baca juga: Rusia Berhasil Rekrut 55 Ribu Relawan, Siap Disuntik Vaksin COVID-19

"Awal pandemi, RSUD Andi Makkasau menyediakan delapan ruang isolasi. Namun seiring nertambahnya jumlah yang terpapar, kapasitas ruang isolasi kemudian ditambah menjadi 28 ruang," papar Ibrahim.

Saat ini, kata Ibrahim lagi, masih ada 12 pasien positif corona yang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Andi Makkasau. Layanan terhadap pasien COVID-19, jelasnya, dilakukan sesuai kapasitas ruang isolasi yang ada.

"Tapi tidak menutup kemungkinan, dilakukan penambahan ruang isolasi, jika terjadi lonjakan pasien," tandasnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!