TOPIK TERPOPULER

Stop Fitnah Kerabat Gubernur Nurdin Abdullah di Proyek Reklamasi MNP

Tim SINDOnews
Stop Fitnah Kerabat Gubernur Nurdin Abdullah di Proyek Reklamasi MNP
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Sebuah konferensi pers yang dilakukan secara virtual oleh Koalisi Selamatkan Laut Indonesia yang berisi dugaan fitnah terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan kerabatnya dengan menyatakan kerabat gubernur terlibat dalam kegiatan tambang pasir reklamasi Makassar New Port (MNP). Selain konferensi pers, koalisi juga menyebarkan press release ke sejumlah media dan organisasi wartawan.

Dalam siaran pers yang beredar, putra Gubernur Sulsel, Fathul Fauzi Nurdin disebut terlibat dalam kegiatan penambangan pasir dalam reklamasi perluasan pelabuhan Makassar tersebut. Selain Fauzi, beberapa kerabat gubernur juga disebut terlibat dalam proyek reklamasi itu.

Baca Juga: Pulangkan 8 Nelayan, Polisi Buru Pelaku Pengrusakan Kapal Penambang Pasir



Menyikapi beredarnya informasi yang tidak berimbang dan cenderung fitnah ini, kerabat Gubernur Sulsel memberi klarifikasi sebagai berikut:

1.    Tuduhan adanya keluarga dan kerabat Gubernur Prof Dr HM Nurdin Abdullah terlibat dalam penambangan pasir reklamasi Makassar New Port adalah tidak berdasar dan tidak sesuai fakta. Bahkan tuduhan ini cenderung menjadi fitnah terhadap nama baik gubernur Sulsel dan keluarga. Tidak ada seorang pun keluarga gubernur yang terlibat dalam proyek itu.

2.    Perlu kami tegaskan bahwa tidak ada kerabat apalagi keluarga dekat Gubernur Sulsel, Prof Dr HM Nurdin Abdullah yang terlibat dalam proyek reklamasi Makassar New Port. Bahkan proyek pengerjaan MNP itu sudah berjalan sebelum Prof Dr HM Nurdin Abdullah menjadi gubernur Sulsel.

3.    Meminta Koalisi Selamatkan Laut Indonesia dan kelompok lainnya agar berhenti memfitnah gubernur Sulsel dan keluarga dengan cara menuduh mengait-ngaitkannya dengan proyek reklamasi Makassar New Port di Sulsel karena rawan dipolitisasi untuk kepentingan politik tertentu terutama menjelang pilkada serentak di Sulsel.

4.    Kami juga meminta Koalisi Selamatkan Laut Indonesia membuat klarifikasi dan meminta maaf atas tuduhan dan fitnahannya terhadap Gubernur Sulsel, Prof Dr HM Nurdin Abdullah dan kerabat gubernur Sulsel terkait keterlibatan kerabat gubernur dalam proyek reklamasi MNP di Sulsel.

5.    Pada kesempatan ini, kami tegaskan kembali bahwa tidak ada keluarga Gubernur Sulsel, Prof Dr HM Nurdin Abdullah yang terlibat dalam kegiatan proyek di Sulsel baik yang dibiayai oleh APBD maupun yang dibiayai oleh APBN.

Demikian klarifikasi ini dibuat agar semua pihak bisa memakluminya. Terima kasih.

Humas Pemerintah Provinsi Sulsel



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!