alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dewan Minta Lapak Liar di Area New Makassar Mall Ditertibkan

Hasdinar Burhan
Dewan Minta Lapak Liar di Area New Makassar Mall Ditertibkan
Sejumlah Lapak yang dibangun oleh para pedagang di area New Makassar Mall. Foto: Muchtamir Zaide/SINDOnews

MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, meminta agar lapak-lapak liar di area New Makassar Mall (NMM) dibongkar.

Sejauh ini Area sekitar New Makassar Mall (NMM) mulai ramai dengan lapak-lapak pedagang yang menolak berjualan di dalam NMM.

Ketua Komisi B Bidang Keuangan dan Ekonomi DPRD Kota Makassar, HM Yunus, meminta pemerintah kota memiliki sikap tegas dan keseriusan menertibkan lapak-lapak di luar gedung NMM, tentu pedagang tidak miliki keberanian membangun atau mendirikan lapak liarnya.



Namun pascapenertiban yang dilakukan masih saja ada pedagang-pedagang yang berani mendirikan lapak semi permanen. Inilah bukti ketidakseriusan pemerintah kota dalam menertibkan lapak-lapak pedagang.

"Mestinya setelah ada penertiban tidak ada lagi lapak-lapak yang berdiri di luar gedung. Dan semua pedagang melakukan aktifitas jualan dalam gedung. Sementara bagaimana gedung ramai kalau masih ada pedagang yang jualan di luar gedung," tuturnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar, Abd Wahab Tahir menilai lapak yang berdiri di luar gedung NMM itu merupakan wewenang dari Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Karena itu ia berharap ada langkah konkret yang dilakukan PD Pasar terkait hal ini.

"Semuanya kan sudah diserahkan ke PD Pasar. PD Pasar itu adalah perusahaan daerah yang dibentuk pemerintah kota untuk mengelola aset yang dipisahkan. Apa itu aset dipisahkan, pedagang, pasar itu adalah aset. Jadi urusan lapak itu urusannya PD Pasar," ujarnya, saat dikonfirmasi.

Lanjutnya, seharusnya PD Pasar melakukan pendekatan kemanusiaan. Agar segala upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) itu dapat diterima dengan baik. dan tidak menjadi bumerang bagi pemerintah sendiri.
"Menertibkan mereka, berikan pemahaman, lakukan secara persuasif. Lakukan pendekatan kemanusiaan," ungkapnya.

Apalagi, kata dia pedagang dan pasar merupakan aset Kota Makassar yang dapat menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Ingat, pedagang itu masuk kategori aset. Jadi bukan hanya pasar, pedagangnya juga aset. Oleh karena itu, kita dorong PD Pasar untuk tetap lakukan pendekatan persuasif kepada mereka. Terlepas semua proses hukum yang sekarang mereka tempuh. Tapi proses kemanusiaan itu harus tetap dijalankan," jelasnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads