alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Calegnya Dicoret dari DCT, PPP Gugat KPU Jeneponto

Luqman Zainuddin
Calegnya Dicoret dari DCT, PPP Gugat KPU Jeneponto
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel yang menetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jeneponto melakukan pelanggaran administrasi berbuntut panjang.

Jika sebelumnya KPU Jeneponto digugat oleh Bawaslu Jeneponto, kini mereka kembali digugat partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Upaya yang dilakukan PPP menyusul satu calon anggota legislatifnya (caleg) dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 yang dilakukan KPU Jeneponto menyusul putusan Bawaslu Sulsel yang menetapkan pihak KPU Jeneponto melakukan pelanggaran administrasi meloloskan Ishak ke dalam DCT padahal dianggap tidak memenuhi syarat (TMS).

Menurut Ketua DPC PPP Jeneponto, Imam Taufiq Bohari, langkah tersebut dilakukan sudah sesuai dengan hak konstitusi yang diberikan kepada peserta pemilu.

"Saya menganggap memiliki hak konsitusi, terkait dengan salah seorang caleg saya. Saya lihat amar putusan Bawaslu Provinsi tidak ada secara spesifik ada caleg saya harus dicoret. Tapi KPU hanya diminta untuk melakukan perbaikan administrasi," pungkasnya via telepon seluler, Minggu (18/11/2018).

Apalagi kata dia, saat Ishak caleg PPP dicoret dari DCT, pihaknya tidak diberi tahu ihwal pencoretan tersebut. Dia menganggap KPU melakukan kesewenang-wenangan.

"Seharusnya KPU berkoordinasi dulu untuk mendiskusikan kekurangan Caleg saya. Supaya masih bisa diakomodir dan tidak dicoret saja," sebutnya.

"Hari Sabtu kemarin, sebenarnya tahapan mediasi di Bawaslu Sulsel. Tapi KPU ada di Jakarta jadi besok (Senin) dilanjutkan lagi, jika tidak ada baru dilanjutkan proses sidang," sambungnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads