alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemkot Makassar Kantongi Sertifikat Lahan Pasar Sentral

Vivi Riski Indriani
Pemkot Makassar Kantongi Sertifikat Lahan Pasar Sentral
Pedagang mendirikan lapak di luar gedung New Makassar Mal. Mereka enggan mengosongkan lapaknya di lahan sebelah barat New Makassar Mal. Foto : Dok/SINDOnews

MAKASSAR - Kepala Dinas Pertanahan Makassar, Manai Shopian angkat bicara soal kepemilikan lahan pasar sentral yang diklaim kuasa hukum Aliansi Pedagang Makassar Mall (ALPMM), Erwin Kallo milik pedagang.

Menurut dia, lahan seluas 2 hektar (ha) merupakan milik Pemerintah Kota (Pemko)t Makassar.

"Sertifikatnya ada, tidak mungkin kita mau ngomong kalau tidak ada sertifikatnya," tegasnya, Minggu (18/11/2018).



Untuk itu, dia kembali menantang Erwin Kallo untuk membuktikan pernyataannya di pengadilan. Sebelumnya Erwin Kallo memang menantang Pemkot Makassar membuktikan kepemilikan lahan tersebut ke pengadilan.

(Baca juga : Erwin Kallo Tantang Pemkot Buktikan Kepemilikan Lahan Pasar Sentral)

"Siapa yang bilang itu bukan tanah pemerintah kota. Dia (Erwin Kallo) ngomong begitu silahkan saja, tapi mari kita buktikan di pengadilan," pungkas Manai.

Dia menjelaskan, sebelum insiden kebakaran pasar sentral terjadi beberapa tahun yang lalu, para pedagang diakuinya memiliki sertifikat hak guna bangunan (HGB) hanya saja dengan batas waktu tertentu. Namun, setelah bangunan itu hangus terbakar maka sertifikat itu secara otomatis sudah tidak lagi berlaku atau berakhir, jika tidak diperpanjang.

"HGB itu diatas HPL, jadi tanahnya pemerintah kota. HGB itu punya batas waktu sampai 25 tahun, itupun hak guna bangunannya saja, tanahnya tidak bisa karena punya kita (pemkot). Sekarang bangunannya kan sudah tidak ada lagi, ruko apa yang mau disertifikatkan? Kan tidak mungkin," jelas Manai.

"Kalau dulu bangunannya memang dia (pedagang) punya tapi dalam batas waktu tertentu. Setelah berakhir lalu tidak diperpanjang hilang haknya dong," kunci dia.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads