alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Andi Mariattang Minta Masukan Terkait RUU Pesantren

Irman Bagoseng
Andi Mariattang Minta Masukan Terkait RUU Pesantren
Anggota DPR RI dari PPP, Andi Mariattang, meminta masukan warga terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. Foto: Irman Bagoseng/SINDOnews

SINJAI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Andi Mariattang, meminta masukan warga terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan.

Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (21/11/2018) di Kabupaten Sinjai, yang merupakan daerah pemilihan (dapil)nya saat bertarung menjadi anggota legislatif pada periode lalu.

Mariattang meminta masukan dari para pimpinan pondok pesantren, pimpinan lembaga, serta para pakar untuk bahan pembahasan.



"Saya terus mensosialisasikan RUU ini di Dapil, salah satunya dengan meminta masukan dari para pimpinan pondok pesantren, pimpinan lembaga, serta para pakar untuk bahan pembahasan. Hal ini sesuai intruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP dan Fraksi," jelasnya.

Lanjut Andi Mariattang, RUU Tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan diusulkan sejak tahun 2013. Ketika nanti RUU ini menjadi UU maka pendidikan pesantren dan keagamaan memiliki dasar hukum yang kuat dalam pelaksanaannya.

“RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan diusulkan sejak tahun 2013. RUU ini perlu diperjuangkan ekstra maksimal agar pendidikan pesantren dan keagamaan memiliki dasar hukum yang kuat dalam pelaksanaannya,” sambungnya.

Ia mengungkapkan kehadiran Pesantren dan Pendidikan Keagamaan merupakan kontribusi luar biasa dan berharga bagi pemberdayaan masyarakat.

"Kehadiran lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya di Indonesia menjadi bukti nyata akan peran pentingnya bagi eksistensi bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan, tentu pemerintah dalam hal ini perlu ada perhatian serius," pungkasnya.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook