alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kasus Kades Berpolitik Praktis di Takalar Dilimpahkan ke Kejaksaan

Luqman Zainuddin
Kasus Kades Berpolitik Praktis di Takalar Dilimpahkan ke Kejaksaan
Ketua Bawaslu kabupaten Takalar, Ibrahim Salim. Foto : Istimewa

MAKASSAR - Berkas pemeriksaan oknum kepala desa (kades) Ko'mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Utara, diduga terlibat politik praktis telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar.

Kasus ini menjadi temuan Panitia Pengawas Lapangan Bawaslu Takalar. Oknum kades tersebut bernama Mardiana diduga tidak netral di Pemilu 2019. Dia juga diduga mengajak masyarakat untuk memilih salah satu calon anggota legislatif (caleg) asal Partai Golkar.

Menurut Komisioner Divisi Pengawasan Partisipatif Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, pelimpahan berkas kasus tersebut dilakukan setelah sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Takalar telah mengumpulkan cukup bukti.

"Kalau kasus yang sudah dilimpahkan, ada oknum kepala desa yang diduga berafiliasi dengan calon legislatif di Takalar. Dan sudah dilimpahkan ke kejaksaan untuk disidangkan," bebernya di Makassar, Rabu (21/11/2018).

Sementara itu, Ketua Bawaslu kabupaten Takalar, Ibrahim Salim menyebutkan, kades tersebut diduga melakukan tindakan dalam kapasitasnya selaku kepala desa yang menguntungkan caleg tertentu.
Perbuatannya dianggap melanggar undang-undang nomor 7 tahun 2017.

"Tindakan tersebut melanggar pasal 490 UU nomor 7 tahun 2017. Ancaman penjara 1 tahun dan denda maksimal dua belas juta rupiah," terangnya.

"Kepala desa ikut di kegiatan kampanye caleg dan ada kata ajakan (memilih) dari kepala desa. Jadi setelah ada temuan, kita bahas di Bawaslu, apakah memenuhi unsur pidana atau tidak. Setelah dianggap ada unsur, maka dibahas di Gakkumdu. Dan dilanjutkan di kejaksaan," sambung Ibrahim menjelaskan.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads