TOPIK TERPOPULER

Ombudsman Makassar Sasar Madrasah Sosialisasi Pengawasan Pelayanan Publik

Agus Nyomba
Ombudsman Makassar Sasar Madrasah Sosialisasi Pengawasan Pelayanan Publik
Suasana sosialisasi pengawasan pelayanan publik oleh Ombudsman Makassar di Madrasah DDI Galesong Baru (Galbar) Makassar, Senin (21/9/2020). Foto: SINDOnews/Agus Nyomba

MAKASSAR - Ombudsman Makasar menyasar madrasah untuk melakukan sosialisasi pengawasan pelayanan publik di Kota Makassar.

Kali ini, lembaga negara yang berwenang mengawasi pelayanan publik tersebut melakukan sosialisasi di Madrasah DDI Galesong Baru (Galbar) Makassar, Senin (21/09/2020).

Baca juga: KPK Pendidikan Laporkan Dugaan Maladministrasi di PKN STAN ke Ombudsman

Pada sosialisasi tersebut Ketua Ombudsman Makassar, Andi Ilhwan Patiroy didampingi Nurul Fitratullah, Wakil Ketua Ombudsman. Hadir juga Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Makassar, Suedi.

Ketua Ombudsman Makassar, Andi Ihwan Patiroy memaparkan dalam materinya terkait pengawasan pelayanan publik, termasuk di tingkat madrasah.

"Madrasah ini termasuk lembaga swasta, sehingga kita juga dorong agar ada standarisasi pelayanan publik," kata dia.

Menurut Andi Ihwan, dengan menciptakan pelayanan publik yang maksimal akan menghasilkan output yang bagus juga.

"Makanya kami Ombudsman Makassar terus melakukan hal ini, untuk mengawasi pelayanan publik di Makassar," katanya.

Andi Ihwan menjelaskan, sejauh ini pihaknya sudah menerima 109 laporan dari masyarakat terkait pelayanan publik. Bahkan kata dia, pihaknya sebelumnya mengeluarkan rekomendasi ke Pj Wali Kota Makassar terkait layanan PPDB.

"Karena memang hal ini paling banyak diadukan warga, sehingga kami memberikan rekomendasi ke pemerintah terkait hal itu," ungkapnya.

Sementara Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Makassar, Suedi mengatakan, sosialisasi ini sangat bagus sehingga bisa diterapkan untuk madrasah lainnya.

"Kami harap ini tidak berhenti di sini, semoga ke depannya kita bisa bersinergi untuk kembali membuat sosialisasi. Bahkan kepada seluruh madrasah di Makassar," katanya.

Ketua Yayasan DDI Galbar, Ahmad Taslim mengatakan, pihaknya sengaja menggelar acara tersebut untuk memberikan pemahaman kepada unsur yang ada di madrasah tentang pelayanan publik.

Baca juga: Rudy Ingin Jadikan Makassar Nyaman untuk Warga, Wisatawan dan Investor

"Supaya kami juga bisa berbenah untuk meningkatkan pelayanan, khususnya kepada masyarakat dan orang tua siswa," katanya.

Pada sosialisasi tersebut diterapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti masker dan cuci tangan. Bahkan jumlah peserta dibatasi yang menghadiri acara.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!