alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

PKS Sulsel Beri Sinyal Dukung Tamsil Linrung Menjadi Anggota DPD

Luqman Zainuddin
PKS Sulsel Beri Sinyal Dukung Tamsil Linrung Menjadi Anggota DPD
TAMSIL LINRUNG. Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sulawesi Selatan (Sulsel) Nomor urut 42 Tamsil Linrung tampaknya bakal mendapat kekuatan dari kader PKS. Foto: Dok/SINDOnews

MAKASSAR - Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sulawesi Selatan (Sulsel) Nomor urut 42 Tamsil Linrung tampaknya bakal mendapat kekuatan dari kader PKS.

Ketua DPW PKS Sulawesi Selatan (Sulsel), Surya Dharma, menyatakan kemungkinan PKS mendukung Tamsil, meski belum ada perintah tertulis.

"Kemungkinan besar (mendukung) Tamsil Linrung. Kemungkinan. Walaupun belum ada perintah tertulis (dari DPP PKS)," ujar Surya saat ditemui di salah satu hotel saat mengisi kegiatan orientasi Caleg, belum lama ini.



Menurut Surya, dukungan kepada Tamsil dinilai wajar diberikan. Sebab, Tamsil merupakan kader tulen yang lahir dari PKS. Di sisi lain, Tamsil saat ini juga masih berstatus sebagai anggota DPR RI dari fraksi PKS. Walau begitu, tetap harus ada perintah resmi untuk memberikan dukungan.

"Kita tunggu SK dari DPP. Karena pak Tamsil semua sudah selesai di DPP. Kalau ada (SK) langsung disosialisasikan. Sampai sekarang komunikasi terus saya dengan beliau, secara emosi saya dekat," sambung Surya.

Menurut Surya, dari semua Calon DPD RI Sulsel memang bukan satu dua orang saja yang dekat dengan PKS. Namun, akan lebih baik jika dukungan diserahkan pada Tamsil. Sebab, menurut Surya, Tamsil adalah real kader dan selama ini memberikan banyak sumbangsih untuk membangun partai.

Sekadar dimetahui, sesuai peraturan yang ada, Calon DPD RI memang boleh saja mendapatkan dukungan dari Partai Politik (Parpol) mana saja. Hal tersebut tidak lepas dari PKPU No 23 Tahun 2018 yang mengatur tentang kampanye Pemilu.

"Dalam peraturan KPU No 23 tahun 2018 tentang kampanya, calon anggota DPD tidak dapat melakukan kampanye untuk calon anggota DPR, dan Presiden. Tapi sebaliknya (dikampanyekan oleh DPR, Presiden, atau Parpol) tidak diatur," ujar komisioner divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU Sulsel Faisal Amir saat itu menjelaskan.

"Kalau tidak diatur, maka tidak ada larangan. Begitu intinya," sambung eks ketua KPU kabupaten Takalar ini.

Hanya saja, sebaliknya Calon DPD RI tak boleh mengkampanyekan Calon Anggota Legislatif (Caleg), Parpol, sampai Calon Presiden dan Wakil Presiden RI.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook