TOPIK TERPOPULER

Jaringan Listrik Bawah Laut Dibangun Tahun Ini

Syachrul Arsyad
Jaringan Listrik Bawah Laut Dibangun Tahun Ini
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah saat berdialog dengan warga di Pulau beberapa waktu yang lalu. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Pemprov Sulsel siap memulai rencana pembangunan infrastruktur jaringan listrik bawah laut yang terhubung di Pulau Lae-lae, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar tahun ini. Baca : Dipasangi Kabel Bawah Laut, Listrik di Pulau Lae-lae Tersedia 24 Jam

Menurut Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah program ini dikerjasamakan dengan PT PLN Wilayah Sulselrabar. "Paling lambat Desember sudah dipasang. Sekarang detail engineering design (DED)-nya sudah mulai jalan. Jadi, nanti ini semua pulau-pulau kita sudah sama seperti di daratan," ucap Nurdin usai menerima kunjungan General Manager (GM) PT PLN Wilayah Sulselrabar, Ismail Deu, kemarin.

Dengan hadirnya pembangunan jaringan listrik bawah laut di Pulau Lae-lae, diharapkan warga pulau bisa menikmati pasokan listrik selama 24 jam. Untuk alokasi anggarannya, Nurdin belum mau sesumbar. "Yang penting masyarakat Pulau Lae-lae ini bisa terpenuhi listriknya," paparnya.



Nurdin menambahkan, pembangunan jaringan listrik ini akan dihadirkan secara bertahap agar terkoneksi di semua pulau. PT PLN Wilayah Sulselrabar dikatakan Nurdin siap mendukung program prioritas pemerintah untuk pemenuhan pasokan listrik warga pulau. Baca Juga : Rudy Ajak PLN Bersinergi Penuhi Kebutuhan Listrik Warga Pulau

"PLN datang menyampaikan terima kasih pada pemprov atas kebijakan yang kita ambil selama pandemi. Kenapa, karena DKI itu turun penggunaan listrik 30%. Sementara Sulsel itu satu-satunya provinsi yang tumbuh 4% penggunaan listrik. Artinya ekonomi kita berjalan," tandas Nurdin.

Sementara GM PT PLN Wilayah Sulselrabar, Ismail Deu menjelaskan, pihaknya tengah menyusun desainnya. Rencana, Oktober sudah mulai dilakukan pengukuran. Lalu bulan November mulai dibangun. "Kapasitasnya itu 10 megawatt. Kapasitas itu yang bisa dikirim dari Makassar dan cukup memenuhi kebutuhan resort atau hotel yang rencana dibangun di sana," ujar Ismail.

Selain untuk pemenuhan kebutuhan dasar warga yang bermukim di pulau, pembangunan infratsruktur kelistrikan di kepulauan diharapkan bisa meningkatkan ekonomi warga. Rencananya, proyek ini akan terus dilanjutkan terhubung ke pulau-pulau lainnya di Kota Makassar.

"Setelah Pulau Lae-lae mungkin berlanjut ke Pulau Barrang Lompo. Tapi itupun masih dikaji, tidak harus dengan jaringan kabel listrik bawah laut. Bisa saja dengan pengembangan teknologi energi terbarukan," urai dia.

Ismail menambahkan, pasokan listrik di Sulsel pun surplus. Pasokan cadangan listrik yang cukup besar ini dianggap baik untuk mendorong investasi yang bernuara pada pertumbuhan ekonomi.

"Dengan cadangan daya yang cukup besar, kita menyampaikan pada beliau (Gubernur Sulsel), tidak ragu untuk menyampaikan pada setiap investor yang masuk, bahwa support untuk kelistrikan bisa dilayani untuk setiap investor," jelasnya. Baca Lagi : Gubernur Janji Beri Sertifikat Tanah untuk Warga Pulau Lae-lae



(sri)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!