alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Partai Berkarya Pasrah Calegnya Digugurkan KPU Makassar

Luqman Zainuddin
Partai Berkarya Pasrah Calegnya Digugurkan KPU Makassar
Ketua DPD Partai Berkarya Kota Makassar Yusuf Gunco. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Ketua DPD Partai Berkarya Kota Makassar Yusuf Gunco, mengaku tak akan mengambil langkah hukum, pascasalah seorang Calon Legislatifnya (Caleg) ditetapkan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau digugurkan oleh KPU kota Makassar.

"Tidak ada (upaya hukum). Karena wajarlah, kita sebagai Partai, aturannya ada, tidak boleh ada Caleg yang bekerja dan mempergunakan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah)," ucap Yusuf Gunco saat dikonfirmasi lewat sambungan selulernya, Rabu (5/12).

Sekadar diketahui, Caleg Berkarya itu adalah Nurmiati. Caleg pada Daerah Pemilihan (Dapil) Makassar 3 itu digugurkan karena masih berstatus sebagai dewan pengawas RSUD Daya, Makassar. Sementara, Nurmiati sama sekali tak mengundurkan diri dari jabatannya.



Disisi lain, Yugo, sapaan Yusuf Gunco menyebut jika keputusan KPU kota Makassar sudah tepat. Apalagi, ia juga mengakui jika Nurmiati memang masih berstatus sebagai dewan pengawas RSUD Daya.

"Itu murni, karena dia kan masih badan pengawas. Tidak apa-apa, itu kewenangan KPU. Dan, itu kita benarkan, partai membenarkan," katanya,"

Hal lain yang membuat Yugo dan Berkarya tak menggugat keputusan KPU itu, karena tak memberikan efek apa-apa pada Caleg lain yang ada di Dapil tersebut. Tanpa Nurmiati, keterwakilan 30 persen Caleg perempuan di Dapil 3 juga tak terganggu.

Sekadar diketahui, Nurmiati digugurkan oleh KPU kota Makassar setelah adanya tanggapan masyarakat, yang menyatakan bahwa dia masih berstatus sebagai dewan pengawas. Hal itu pun, sudah dikuatkan dengan SK pengangkatan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

"Kita ada tanggapan yang masuk. Dan teman-teman sudah melakukan penelusuran. SK dewan pengawas juga sudah ada, kita minta di BKD kemarin," tutur komisioner divisi data informasi KPU kota Makassar, Rahma Saiyed, Selasa (5/12).

Kendati sudah digugurkan, menurut Rahma, Nurmiati tetap bisa menempuh jalur hukum ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) andai tak puas dengan keputusan KPU kota Makassar. "Itu hak dia (Nurmiati)," pungkas Rahma.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook