alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ketua DPRD Makassar Akui Fungsi Legislasi Dewan Masih Lemah

Hasdinar Burhan
Ketua DPRD Makassar Akui Fungsi Legislasi Dewan Masih Lemah
Catatan kinerja DPRD Makassar dalam diskusi Refleksi Akhir Tahun yang digelar di Jalan Inspeksi Kanal, Kerung-kerung, Makassar, Rabu (05/12/2018). Foto : Istimewa

MAKASSAR - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Farouk M Betta mengaku jika fungsi legislasi dewan hingga saat ini masih lemah. Menyusul masih ada sepuluh program legislasi daerah (Prolegda) Kota Makassar belum tuntas.

Hal ini menjadi catatan kinerja dewan dalam diskusi Refleksi Akhir Tahun yang digelar di Jalan Inspeksi Kanal, Kerung-kerung, Makassar, Rabu (05/12/2018).

Meski demikian, kata Aru sapaan akrabnya, kinerja dewan dalam setahun ini cukup optimal terkait soal penganggaran dan pengawasan.

Lebih lanjut kata dia, lemahnya fungsi legislasi atau pembuatan aturan dalam hal ini peraturan daerah (Perda) disebabkan oleh pihaknya tak bisa memberi batasan waktu atau tenggat waktu untuk pembahasan Perda. (Baca juga : Penyelesaian Pembahasan 10 Ranperda Kota Makassar Dikejar Waktu)

"Terkadang ada pembahasan Perda yang lewat dari waktunya. Hal ini dikarenakan ada beberapa aspek pertimbangan, apakah nanti setelah Perda ini disahkan akan bermanfaat bagi masyarakat. Itu yang menjadi persoalan kita sebab untuk menentukan satu aturan itu bukan hanya menyangkut untung rugi tetapi banyak aspek yang dipertimbangkan," jelasnya.

Aru menambahkan, jika saat ini ada tiga Perda yang sementara difasilitasi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, tiga lainnya sementara dalam tahap pembahasan.

"Kalau ini mampu dikomunikasikan dengan baik, saya fikir masih ada waktu untuk memaksimalkan Perda ini di ketuk di bulan Desember," sebutnya.

(Baca juga : 22 Prolegda dan 10 Ranperda Mangkrak di DPRD Makassar)



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads