alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Robert Akui Pengaturan Skor di Sepakbola Indonesia Kerap Terjadi

Muhaimin
Robert Akui Pengaturan Skor di Sepakbola Indonesia Kerap Terjadi
Pelatih PSM Makassar Robert Alberts. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Isu match fixing atau pengaturan skor tengah merebak di kompetisi sepak bola Indonesia. Kabar tersebut kian gencar, jelang laga terakhir pekan 34 Liga 1 yang akan mulai digelar akhir pekan ini.

Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts tak kaget perihal isu tersebut. Bagi dia, permainan kotor seperti itu sudah lumrah di kompetisi sepak bola tanah air.

“Saya sudah pengalaman soal itu. Mereka selalu punya cara untuk melakukan pengaturan skor. Bisa lewat perangkat pertandingan, pelatih, bahkan pemain,” ucap Robert usai memimpin latihan, Kamis (6/12/2018).



Robert mengklaim, menentang keras tindakan pengaturan skor. Dia berjanji perilaku yang mencederai sepak bola tersebut tidak akan menyentuh timnya. Termasuk saat PSM Makassar menjamu PSMS Medan di Stadion Gelora Andi Mattalatta, Makassar pada Minggu, (9/12) mendatang.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu menegaskan laga PSM Makassar kontra PSMS Medan bukanlah laga jual beli. Dia menjamin, timnya tak akan main mata, untuk membantu Ayam Kinantan menang dan lolos dari zona degradasi.

Baginya, kemenangan atas PSMS Medan di pekan terakhir nanti merupakan harga mati. Sekaligus menutup musim dengan sempurna. Terlebih Juku Eja masih berpeluang juara, jika Persija tergelincir melawan Mitra Kukar.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Robert bakal memberikan ultimatum kepada anak asuhnya. Dia bahkan tak segan untuk memarkir pemainnya jika terbukti main mata di laga melawan PSMS Medan.

“Jika saya tahu ada pemain yang zona bahaya. Kita rotasi pemain ini untuk melindunginya. Kemudian kita bicarakan, berpikir bersama dan cari solusinya sama-sama,” ungkap Robert.

Pelatih berusia 64 tahun itu menilai, selama musim ini, timnya tak pernah terlibat dengan pengaturan skor. Menurutnya, para pemainnya juga sudah bekerja keras, sehingga mampu mencapai posisi kedua hingga pekan 33 ini.

“Saya kira Makassar sudah menunjukkan hal tersebut. Melawan keanehan yang terjadi, dan berjuang menjadi juara. Hasil yang kita raih saat ini, merupakan buah kerja keras yang bersih,” tegasnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook