alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Buka-Bukaan Soal Korupsi Eks Kepala BPBD, Kapolres: Tidak Akan Ada SP3

Muhammad Subhan
Buka-Bukaan Soal Korupsi Eks Kepala BPBD, Kapolres: Tidak Akan Ada SP3
Kapolres Pangkep, AKBP Tulus. Foto : Muhammad Subhan/SINDOnews

PANGKEP - Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga akhirnya angkat bicara terkait penangangan kasus korupsi penyelewengan anggaran Desa Mattiro Bone, Kecamatan Liukang Tupabiring, Kabupaten Pangkep yang menjerat mantan Kepala BPBD Pangkep, Sahaba Nur.

Tulus menegaskan pihaknya tidak akan menghentikan kasus ini meski tersangka telah mengembalikan kerugian negara. "Yang jelas tidak akan ada SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan_red). Kami akan bertemu kejaksaan untuk koordinasikan kasus ini," tegas Tulus kepada SINDOnews, Jumat (07/12/2018).

Menurut Tulus, penanganan kasus ini sempat mandek sebab jaksa peneliti Kejari Pangkep berpendapat perbuatan bahwa perbuatan pidana terhapus setelah para tersangka mengembalikan kerugian negara sebesar Rp265 juta.

"Mereka (Kejari Pangkep_red) melihat setelah pengembalian kerugian negara maka tak ada lagi perbuatan hukum materil karena unsur merugikan negara sudah tidak ada. Sementara, kami sesuai ktentuan dalam Pasal 4 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi pengembalian tidak menghapus pidana," jelas Tulus.

Tulus menegaskan sikap kepolisian terkait kasus ini tidak bakal berubah, melanjutkan kasus ini hingga para tersangka dapat dihukum sesuai perbuatan pidana yang mereka lakukan.

Data SINDOnews, dua tersangka telah ditetapkan dalam kasus ini. Selain mantan Kepala BPBD Pangkep, Sahaba Nur, polisi juga menetapkan pelaksana tugas kepala Desa Mattiro Bone, Abdul Rahmah.

Kedua tersangka yang berstatus Aparat Sipil Negara (ASN) ini diduga menyelewengkan anggaran desa Mattiro Bone dengan melakukan kegiatan fiktif berupa pembangunan jalan desa, pengadaan bibit lobster, kekurangan pembayaran pembelian perahu fiber.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads