TOPIK TERPOPULER

233 Personel Polisi Kawal Tahapan Kampanye Pilkada di Kabupaten Maros

Najmi Limonu
233 Personel Polisi Kawal Tahapan Kampanye Pilkada di Kabupaten Maros
Aparat kepolisian Polres Maros akan disiagakan untuk menyukseskan penyelenggaraan pilkada 2020. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu

MAROS - Polres Maros menyiagakan 233 personelnya untuk mengawal pilkada di Kabupaten Maros yang sudah masuk tahapan kampanye sejak 26 September kemarin. Jumlah personel ini, merupakan sepertiga kekuatan dari Polres Maros.

233 personel polisi itu akan melakukan penjagaan rutin di wilayah Maros. Di sekretariat penyelenggara pemilu, seperti KPU dan Bawaslu Maros akan ditempatkan masing-masing 15 orang personel.

Baca juga: Gugus Tugas COVID-19 Maros Ingatkan Potensi Munculnya Klaster Pilkada



Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon mengatakan, selama pelaksanaan tahapan kampanye, semua personel yang terlibat dalam pengamanan bersiaga sesuai dengan tugas yang telah diberikan.

"Pada tahapan kampanye ini, kami melibatkan sepertiga kekuatan pers Polres Maros yakni sebanyak 233 personel, termasuk kantor KPU dan Bawaslu kami tempatkan personel pengamanan sebanyak masing-masing 15 personel, serta terdapat anggota kepolisian yang melekat di masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati. Hal ini demi menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya, Minggu (27/9/2020).

Menurut Musa, pilkada kali ini akan berbeda, karena selain mengamankan jalannya tahapan, pihaknya juga harus menjamin keselamatan masyarakat, agar tidak muncul klaster COVID-19 baru selama tahapan pilkada.

Baca juga: Utamakan Protokol Kesehatan, Hatikita Keren Manfaatkan Media Sosial

Kabag Ops Polres Maros, AKBP Muhammad Jifri berharap, selama pilkada tidak ada klaster COVID-19 baru yang muncul. Itu kata Jufri bisa terwujud jika seluruh pasangan calon bisa menghindari pengerahan massa pada tiap-tiap tahapan pilkada.

"Sesuai dengan arahan Bapak Mendagri pelaksanaan pilkada harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk itu setiap tahapan harus dilaksanakan dengan tetap bersama-sama disiplin melaksanakan protokol kesehatan, kami tidak akan segan segan menindak pelanggaran yang bisa memicu gangguan keamanan pada masa kampanye serta tahapan pilkada lainnya," pungkas Musa.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!