alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Demo Kenaikan BBM Kembali Rusuh di Prancis, 126 Luka-luka

Ahmad Muhaimin
Demo Kenaikan BBM Kembali Rusuh di Prancis, 126 Luka-luka
Massa Rompi Kuning terlibat demo memprotes kenaikan harga BBM di Prancis, Sabtu (08/12/2018). Foto/REUTERS/Christian Hartmann

PARIS - Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah di Prancis kembali berujung bentrokan antara demonstran dengan aparat kepolisian setempat, Sabtu (09/12/2018) pagi hingga malam.

Tak sedikit dari para demonstran yang diamankan aparat kepolisian, kurang lebih 1.400 orang. Sementara, 126 dikabarkan mengalami luka-luka. Aksi penolakan ini diketahui berlangsung sejak November lalu yang juga sebelumnya berlangsung rusuh.

Sebagian masyarakat Prancis "Rompi Kuning" menolak kebijakan pemerintahan presiden Emmanuel Macron. Dan mereka saat ini menunggu reaksi Presiden Macron yang sampai saat ini belum bersikap. Massa Rompi Kuning mendesak presiden muda itu untuk mengundurkan diri.



Menteri Dalam Negeri Prancis, Christophe Castaner mengatakan, jumlah demonstran yang berlangsung Sabtu kemarin mencapai kurang lebih 125.000 orang. Untuk di wilayah Paris jumlahnya sekitar 10.000 orang.

Sementara itu, pihak keamanan yang diturunkan sedikitnya 89.000 petugas kepolisian yang dilengkapi dengan meriam air bertekanan tinggi, gas air mata dan kendaraan lapis baja.

Menurut Castaner protes kenaikan harga bahan bakar minyak ini sudah di bawah kontrol.

"Itu sama sekali tidak dapat diterima," sebutnya.

Ulah dari para demonstran, bentrokan yang berlangsung sejak Sabtu pagi kemarin mengakibatkan sejumlah kendaraan terbakar, perlengkapan perkotaan dan jendela pusat pertokoan juga hancur seperti di sekitar Marceau Avenue dan sekitar taman terdekat.

Mengutip AFP, Minggu (09/12/2018), di Toulouse, bentrokan berlangsung setelah polisi mencoba memaksa para demonstran keluar dari pusat kota. Dimana ribuan demonstran ini berpartisipasi dalam tiga pawai yang bergabung dalam satu prosesi.

Polisi yang berjaga-jaga di Jalan Champs Elysees, Paris, sempat menembatkan gas air mata ke arah para demonstran Rompi Kuning. Kerusuhan juga terjadi di Bordeaux, Marseille, Lyon dan di Nantes. Khusus di Nantes, sekitar 2.000 demonstran berbaris menghadapi polisi yang menggunakan gas air mata.

Di Marseille, polisi mengonfirmasi 42 demonstran ditangkap karena sekitar 2.000 massa "Rompi Kuning" berbaris melalui kota untuk bergabung dengan demonstrasi perubahan iklim.

Sejumlah rumah sakit di Paris juga melaporkan ada sekitar 126 pasien luka-luka terkait dengan demo. Menurut pihak Hopitaux de Paris, hampir 40 persen dari jumlah yang terluka telah meninggalkan layanan darurat pada Sabtu malam.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook