alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

PBB Serukan Penyelidikan Kredibel Pada Kasus Pembunuhan Khashoggi

Agus Nyomba
PBB Serukan Penyelidikan Kredibel Pada Kasus Pembunuhan Khashoggi
Kepala PBB Antonio Guterres. Foto: Istimewa

DOHA - Kepala PBB Antonio Guterres telah menyerukan agar dilakukan penyelidikan kredibel, terhadap pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Istanbul.

"Sangat penting untuk memiliki penyelidikan yang kredibel dan untuk mendapatkan hukuman dari mereka yang bersalah," kata Guterres pada konferensi Forum Doha di Qatar seperti dilansir dari Al Jazeera, Minggu, (16/12/2018).

Antonio Guterres mengatakan, dia tidak memiliki informasi mengenai kasus tersebut kecuali apa yang telah dilaporkan di media.



Khashoggi, seorang kontributor Saudi ke Washington Post, terbunuh pada 2 Oktober tidak lama setelah memasuki konsulat kerajaan di Riyadh yang disebut operasi "nakal".

Arab Saudi telah berulang kali menolak tuntutan Turki untuk mengekstradisi tersangka terkait dengan pembunuhan wartawan, seorang kritikus Putra Mahkota Muhammad bin Salman.

Menteri luar negeri Turki mengatakan, pada hari Sabtu bahwa negaranya akan tidak menyerah untuk menetapkan kebenaran tentang pembunuhan itu.

"Kami belum menerima informasi baru atau hasil penyelidikan dari pihak Saudi," kata Mevlut Cavusoglu, juga di Qatar, yang menjadi target pemboikotan yang dipimpin Saudi sejak Juni 2017.

"Turki tidak akan menyerah pada ini, kita akan pergi sampai akhir," katanya.

Cavusoglu juga mengatakan, bahwa banyak negara Eropa mengabaikan pembunuhan itu, bahkan ketika mereka mempromosikan kebebasan berekspresi dan perlindungan jurnalis.

"Banyak negara Eropa, yang mempromosikan kebebasan media, kebebasan berekspresi, menutup mata mereka. Negara-negara ini, dan para politisi, memberikan sanksi pada orang-orang yang sudah berada di penjara, yang tidak akan pernah mengunjungi negara-negara tersebut. Pada saat yang sama, kami belum menerima proposal untuk menutup kasus ini," kata menteri luar negeri di Forum Doha.

Awal bulan ini, menteri mengatakan Turki sedang membicarakan kemungkinan investigasi PBB atas pembunuhan yang telah memicu kemarahan global.

Menurut Turki, sebuah tim Saudi yang beranggotakan 15 orang dikirim ke Istanbul untuk membunuh Khashoggi, orang dalam istana yang menjadi kritik terhadap kepemimpinan Saudi.

Riyadh sejak itu menahan 21 orang atas pembunuhan itu.

Meskipun ada spekulasi bahwa putra mahkota yang kuat memerintahkan serangan itu, kerajaan itu dengan tegas membantah bahwa dia terlibat.

Pembunuhan itu telah merusak reputasi internasional Riyadh dan negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, Prancis, dan Kanada, telah menjatuhkan sanksi terhadap hampir 20 warga Saudi.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook