TOPIK TERPOPULER

PUPR Bulukumba Pastikan Pengerjaan Jembatan Bialo Dilanjut 2021

Eky Hendrawan
PUPR Bulukumba Pastikan Pengerjaan Jembatan Bialo Dilanjut 2021
Dinas PUPR Bulukumba memastikan pengerjaan jembatan Bialo akan dilanjut pada tahun 2021. Foto: Ilustrasi

BULUKUMBA - Pembangunan jembatan Muara Sungai Bialo yang terletak di Kampong Nipa, Kelurahan Bentengnge, Kecamatan Ujung Bulu, yang dipastikan tak dikerja tahun ini diusulkan untuk dikerjakan di tahun 2021 mendatang.

Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas PUPR Bulukumba, Rudy Ramlan. Menurut Rudy, jembatan muara Sungai Bialo baru bisa dikerjakan kembali pada tahun 2021 mendatang setelah kelengkapan dokumen selesai.

Baca Juga: Proyek Pembangunan Jembatan Bialo Dinilai Sulit Dirampungkan



"2021 baru bisa (dikerja), karena setelah dibicarakan secara teknis, ada dokumen lingkungan yang belum selesai," kata Rudy Ramlan, Minggu, (4/10/2020).

Dokumen tersebut kata dia, adalah kewenangan Dinas Pemberdayaan Sumber Daya Air (PSDA) Bulukumba. Karena terkait dengan dokumen lingkungan untuk pembangunan tanggul. Di mana untuk menyelesaikan proyek ini, Dinas PUPR Bulukumba membutuhkan anggaran kurang lebih Rp30 miliar.

"Rp30 Miliar baru bisa selesai, kalau ditambah penimbunan jalan itu sebanyak Rp32 miliar. Kita harap tahun 2021 sudah selesai," tambah Rudy Ramlan.

Sbelumnya, Anggota Komisi C DPRD Bulukumba, Pasakai, menjelaskan, seharusnya pembangunan jembatan kembali dianggarkan tahun ini. Hanya saja karena bertepatan dengan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sehingga anggarannya dialihkan.

Menurut Pasakai, anggaran yang seharusnya digelontorkan untuk pembangunan jembatan, yakni sebesar Rp30 Miliar. "Tidak bisa selesai. Yang terakhir ini kan ada anggarannya, tapi karena covid jadi anggarannya dialihkan," jelas Pasakai.

Meskipun dianggarkan, lanjut Pasakai, anggaran Rp30 miliar tersebut belum termasuk pembangunan jalannya. Juga belum termasuk pembangunan tanggul.

Baca Juga: Proyek Pembangunan Jembatan Bialo Dinilai Sulit Dirampungkan

"Kita mau kalau itu jadi, jalan dan jembatannya, tanggulnya juga jadi. Tapi itu tidak bisa," jelas Legislator PKS ini.

Sekadar diketahui, jembatan tersebut mulai dibangun sejak tahun 2017, dengan anggaran Rp10,5 miliar untuk pembangunan pondasi jembatan.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!