alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

P21, Polda Sulsel Segera Tahan Tersangka Kasus Korupsi MAN IC

Syachrul Arsyad
P21, Polda Sulsel Segera Tahan Tersangka Kasus Korupsi MAN IC
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Berkas perkara atas kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pembangunan gedung sekolah Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel tahun anggaran 2015 dinyatakan lengkap atau P21.

"Benar, sudah P21," ungkap Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Yudha Wirajati, baru-baru ini.

Untuk itu, penyidik akan segera melakukan pelimpahan tahap kedua dan melakukan penahanan terhadap tersangka. Kelengkapan berkas perkara diketahui berdasarkan surat pernyataan P21 dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel pertanggal 26 Desember 2018.



Pelimpahan tahap kedua atau penyerahan barang bukti dan tersangka, kata Yudha, tinggal menunggu hasil koordinasi dengan kejaksaan.

Meski demikian, penyidik terlebih dahulu akan melakukan pemanggilan penahanan terhadap ketiga tersangka. Masing-masing Direktur PT Syafitri Perdana Konsultan selaku pengawas, Alimuddin Syafitri, Direktur PT Cahaya Insani Persada selaku kontraktor, Hendrik Wijaya, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Andi Muh Zainul Yasni.

"Ya, direncanakan setelah tahun baru," sambung Yudha.

Untuk diketahui, proyek pembangunan ruang kelas belajar, asrama putra dan asrama putri MAN IC senilai Rp8,23 miliar di Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, mangkrak di tengah jalan.

Adapun hasil audit BPKP Sulsel ditemukan kerugian negara hingga Rp7 miliar. Kasus ini bergulir sejak Agustus 2017 lalu.

Terpisah, Peneliti Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Anggareksa PS mendesak penyidik untuk lebih serius menangani kasus tersebut yang prosesnya terbilang berlangsung lama.

"Kalau bisa setelah P21 tahap satu agar disegerakan tahap dua dilimpahkan kasusnya ke kejaksaan. Penyidik polda saya pikir harus serius penanganan kasus. Jangan sampai sudah P21 tahap 1 terus, tahap 2 tidak jelas," pungkasnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads