TOPIK TERPOPULER

Lelang Pembongkaran Stadion Mattoanging Kembali Diusul

Syachrul Arsyad
Lelang Pembongkaran Stadion Mattoanging Kembali Diusul
Pembongkaran bangunan stadion Mattoanging kembali dilelang. Foto: Sindonews/dok

MAKASSAR - Rencana pembongkaran bangunan di kawasan Stadion Mattoanging kembali diusulkan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Makassar untuk dilelang ulang.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Muhammad Rasyid mengatakan, pihak sudah menyetorkan dokumen atas rencana lelang tersebut. Diharapkan dalam waktu dekat sudah ada pengumuman untuk pelelangan.

Baca Juga: Groundbreaking Stadion Mattoanging Direncanakan Bertepatan Hari Jadi Sulsel



"Sudah masuk ke KPKNL. Kita usulkan untuk dilelang ulang," papar Rasyid kepada Sindo Makassar kemarin. Diketahui, lelang ulang ini karena pada proses sebelumnya gagal karena tak ada perusahaan yang berminat.

Dalam situs lelang.go.id milik KPKNL sebelumnya, rencana pembongkaran bangunan Stadion Mattoanging tersebut sempat ditampilkan dengan penawaran minimal Rp4,723 miliar. Proses lelangnya berakhir 1 Oktober 2020 pukul 13.30 WIB yang digelar lewat daring yang telah disiapkan oleh panitia.

"Makanya kita lakukan taksasi ulang. Ada peninjauan kembali karena sebelumnya tidak laku," sambung dia. Dari hasil taksasi ulang atas bangunan di kawasan itu, Rasyid mengaku ada penurunan nilai tawar yang diusulkan dalam lelang nanti.

Hanya saja, Rasyid mengaku belum tahu angka pastinya. "Berkurang katanya nilainya. Tapi yang jelas kita percepat. Supaya cepat dilakukan pembongkaran kalau sudah ada perusahaan yang memenangkan lelang," ujar Rasyid.

Pasalnya, Pemprov Sulsel merencanakan pelaksanaan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Stadion Mattoanging. Rencana ini dijadwalkan akan dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Sulsel bulan ini.

Baca Juga: Hasil Sementara Proses Taksasi Stadion Mattoanging Capai 60 Persen

Sebelumnya, proses lelang pembongkaran bangunan di kawasan Stadion Mattoanging menyusul setelah dilakukan proses taksasi atau perhitungan nilai aset bangunan disana.

Langkah ini dilakukan setelah adanya rekomendasi audit forensik yang mengharuskan seluruh bangunan stadion dibongkar total. Dengan alasan, struktur konstruksi yang ada saat ini tak mampu menopang untuk pembangunan baru.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Andi Arwin Azis menambahkan, pihaknya juga akan mempersiapkan pelaksanaan konstruksi untuk rehabilitasi stadion. Diharapkan setelah proses lelang pembongkaran dilakukan, pembangunan bisa segera dimulai.

"Setelah kosong disana, kita lelang untuk konstruksi dan masuk melakukan pembangunan. Tapi sekarang ini bola ada di BKAD melalukan lelang pembongkaran lebih dulu," pungkas Arwin.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!