alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kakek Ini Tak Miliki Lubang Anus, Butuh Pertolongan

Asrianto Suardi
Kakek Ini Tak Miliki Lubang Anus, Butuh Pertolongan
Sultan (49 tahun), warga Dusun Passembarang, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, membutuhkan uluran tangan dari penderma. Foto : Asrianto Suardi/SINDOnews

POLMAN - Sultan (49 tahun), warga Dusun Passembarang, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, membutuhkan uluran tangan dari penderma.

Pasalnya, selama ini Ia telah menderita lantaran tidak memiliki lubang anus. Sementara biaya pembuatan lubang anus pun tak mampu Ia penuhi lantaran Ia termasuk warga miskin.

Ketika didatangi di rumahnya, Kamis (3/1/2019), Sultan menceritakan, penyakitnya dirasakan awal Bulan Agustus tahun 2018 lalu. Saat buang air besar, Awalnya saya susah BAB, terus kotorannya juga bercampur darah. Ia kemudian melakukan pemerikssan di rumah sakit hasil USG RSUD Polman menunjukkan ada benjolan.



Karena keterbatasan alat medis, Sultan kemudian dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo guna menjalani perawatan lanjutan. Sultan kemudian menjalani pembedahan dan pembuatan saluran pembuangan di perut sebelah kiri.

"Ini saluran pembuangan hanya ditutupi oleh plastik seadanya yang saya bikin sendir pak, karena saya tidak mampu membeli kain khusus yang harganya Rp50 ribu per lembar, yang hanya dipakai selama 4 hari," katanya.

Pembuatan saluran pembuangan buatan ini dijalaninya di Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo Makassar pada akhir Oktober tahun 2018 lalu. Namun, menurut dokter yang menanganinya, masih ada tumor yang tersisa di bibir dubur Sultan.

Sultan juga harus menjalani Kemoterapi sebanyak 8 kali, untuk mengobati penyakitnya. jika masih ada harapan tumor yang diderita Sultan bisa disembuhkan. Sebab itu, Sultan sangat mengharapkan bantuan dari dermawan untuk membantu biaya pengobatannya yang mencapai puluhan juta rupiah.

Selain menderita tumor, Sultan juga memiliki masalah pada penglihatannya. Ia tidak mampu melihat suatu objek secara jelas namun hanya berupa bayang-bayang.

Penyakit yang dideritanya sejak tahun 1990 ini tidak menghalanginya dari aktivitas sehari-hari. Selain itu, Sultan juga menderita disleksia, suatu penyakit yang membuat penderitanya tidak bisa melihat huruf terlalu lama atau dengan kata lain tidak bisa belajar.

Bagi dermawan yang ingin membantu donasi, anaknya telah membuka rekening dinasi BRI 5037-01-019690-53-1 atas anaknya Sulemana.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook