alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kasus Video Pengeroyokan Remaja di Barru, Pelaku dan Korban Berdamai

Muhammad Subhan
Kasus Video Pengeroyokan Remaja di Barru, Pelaku dan Korban Berdamai
Suasana penandatanganan perjanjian damai antara korban dan pelaku kasua video pengeroyokan di Kabupaten Barru. Foto: Muhammad Subhan/SINDOnews

BARRU - Kasus video viral pengeroyolanyang dilakukan tiga remaja perempuan di Kabupaten Barru berakhir damai. Kasus ini berawal dari beredarnya video tiga remaja yang mengeroyok seorang remaja lain di alun-alun Kota Barru. Video ini diketahui terjadi pada Sabtu (29/12/2018).

Kepala Unit Pelayanan Perempaun dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Barru, Ipda Angel Cristy Pontoh mengatakan, setelah dilakukan proses penyelidikan dengan pemeriksaan pelaku mauoun korban, kedua pihak sepakat untuk berdamai. Meski telah berdamai, para pelaku hingga kini tetap menjalani wajib lapir di Unit PPA Polres Barru.

"Untuk kasus pengereyokan kemarin sudah kami diversi atau diselesaikan secara kekeluargaan dengan keluarga korban. Tapi untuk terlapor tetap diberikan pembinaan dan wajib lapor," terang Angel, Kamis (3/1/2019).



Langkah damai yang diambil kedua belah pihak ini diamini oleh kepolisian, mengingat pelapor maupun terlapor masih berusia di bawah umur. Penandatanganan pernyataan damai dan tidak lagi mengulangi perbuatannya ini dilakukan di hadapan instansi terkait.

"Kemarin sudah ditandatangani disaksikan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Kabupaten barru sama dari kementrian sosial," ujarnya.

Dalam yang beredar tersebut, ketiga pelaku bersama-sama menyerang korban di alun-alun Kabupaten Barru. Ketiganya semoat diamankan Senin (31/12/2018). Video berdurasi 29 detik tersebut memperlihatkan korban memakai pakaian olahraga sekolah dianiaya dengan di pukul dan ditendang oleh para pelaku hingga terjatuh.

Selain menganiaya fisik, para pelaku juga mengeluarkan kata-kata kotor kepada korban. Sementara beberapa siswa lain yang berada disekitar hanya menonton tanpa melerai. Nanti setelah korban terdesak dan jatuh, baru ada siswa yang menolong.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook