alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polda Sulsel Ungkap Penipuan Online Sindikat Internasional

Syachrul Arsyad
Polda Sulsel Ungkap Penipuan Online Sindikat Internasional
Salah satu Pelaku penipuan online jaringan internasional yang berhasil di ringkus di Jakarta. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel mengungkap kasus tindak pidana penipuan online sindikat internasional.

Berdasarkan laporan korban, Marthinus dan penyelidikan unit cyber Polda Sulsel, polisi berhasil mengamankan salah satu pelaku warga Bengkulu, yakni Hanny Armita, 35, 20 Desember 2018 lalu, di salah satu apartemen di Jakarta. Sementara tersangka utama diketahui lelaki berkewarganegaraan Nigeria atas nama Chiko yang saat ini masih buron.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani menjelaskan, penyelidikan atas kasus ini berawal dari laporan korban, Marthinus Musu, 19 Desember 2018 lalu.



"Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian materil sekira Rp655 juta," ungkap Dicky usai ekspose kasus di Ruang Rapat Ditreskrimsus Polda Sulsel, Jumat (4/1/2018).

Dijelaskan, awalnya korban berkenalan lewat Chiko di facebook dengan akun palsu bernama Ernest B Johnson. Lama berselang, perkenalan dan percakapan keduanya kemudian berlanjut via WhatsApp (WA) hingga akhirnya Chiko mengiming-imingi korban sejumlah uang modus investasi.

Dijelaskan, Chiko bermaksud bakal menginvestasikan uang senilai USD 1,2 juta. Dimana uang tersebut akan dikirimkan ke alamat korban, dengan catatan terlebih dahulu mengirimkan uang kepada pelaku sebagai uang pajak dan administrasi melalui rekening tertentu.

"Ini adalah sistem penipuan online. Dimana uang kiriman korban dikirim ke rekening (ditampung pelaku Hanny), kemudian ditransfer lagi ke Chiko. Nanti dia dapat fee sekian persen. Mereka sudah ada kesepakatan," beber dia.

Hingga saat ini, Polda Sulsel masih mengejar pelaku utama yakni Chiko. Pasalnya tersangka diketahui melarikan diri ke negara asalnya di Nigeria. "Chiko sudah tidak ada di Indonesia. Melarikan diri ke Nigeria. Nanti kita kerjasama dengan interpol melakukan pengejaran," ujar Dicky.





(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads