alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Diduga Kampanyekan Caleg, Oknum Kades di Polman Dipanggil Bawaslu

Asrianto Suardi
Diduga Kampanyekan Caleg, Oknum Kades di Polman Dipanggil Bawaslu
Suasana Kantor Bawaslu Polman. Foto: Asrianto Suardi/SINDOnews

POLMAN - Makmur, Seorang oknum Kepala Desa (Kades) Pappandangan, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, dilaporkan oleh warga, karena telah melakukan dugaan pelanggaran Pemilu, karena telah mengkampanyekan salah satu calon anggota DPR RI.

Kasus ini berawal dari beredarnya sebuah video rekaman berdurasi 3 menit, hingga viral di beberapa media sosial. Dalam rekaman tersebut, masyarakat sedang berebutan pembagian sarung di Kantor Desa Pappadangan Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ), Kamis (4/1/2019) lalu. Dalam rekaman video tersebut, diduga diselipkan stiker dan kalender yang bergambar salah seorang Caleg Andi Ruskati Ali Baal yang tak lain merupakan istri dari Gubernur Sulawesi Barat.

Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak Panwas Kecamatan setempat. Setelah menelusuri, Panwascam kemudian meneruskan laporan ini ke Bawaslu Kabupaten.



Kasus ini sendiri telah ditangani oleh tim sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Polewali Mandar.

Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Polewali Mandar, Arham Syah mengatakan, laporan ini telah teregistrasi di Bawaslu Polman dan akan segera di lakukan pemanggilan terhadap Kades tersebut untuk diperiksa.

"Hari Senin atau Selasa kami akan panggil yang bersangkutan (kades)," ungkap Arham Syah.

Bawaslu Polman akan mengumpulkan dulu semua bukti dan masukan. "Nanti kita lihat di sentra Gakumdu siapa saja yang akan panggil," sambungya.

Arham menegaskan, jika Kades tersebut terbukti melakukan pelanggaran tersebut, ia bisa terancam pidana 1 tahun penjara serta denda 12 juta rupiah, karena telah melanggar pasal 490, Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook