alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

BPJS Tak Bayar Klaim, RSUD Bulukumba Berutang di Bank

Eky Hendrawan
BPJS Tak Bayar Klaim, RSUD Bulukumba Berutang di Bank
Ilustrasi/SINDOnews

BULUKUMBA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, menunggak hingga Rp12 miliar kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Daeng Radja ‎Bulukumba. Rumah sakit milik pemerintah tersebut terpaksa berhutang ke Bank Syariah Mandiri (BSM) untuk mendapatkan dana talangan.

Keputusan manajemen rumah sakit mencari dana talangan tersebut, demi kelancaran proses pelayanan sambari menunggu pihak BPJS Kesehatan menyelesaikan tunggakan klaim untuk bulan Agustus dan September.

‎Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas dan Promosi Kesehatan RSUD Sulthan Daeng Radja, Gumala Rubiah yang dikonfirmasi mengatakan, jika berdasarkan hasil verifikasi klaim yang harus dibayarkan BPJS Bulukumba sebanyak Rp12 miliar untuk klaim bulan Agustus dan September.



"Utang BPJS besaranya kurang lebih Rp12 miliar. Dari jumlah itu balum ada yang dibayarkan untuk dua bulan jadi kita harus mencari dana talangan," katanya, Selasa, (8/01/2018).

Gumala mengaku, jika pinjaman dana talangan sebesar Rp11,7 miliar di BSM dilakukan untuk memenuhi kebutuhan persediaan obat dan Bahan Habis Pakai (BHP).‎ Hal itu dilakukan agar pelayanan kesehatan di rumah sakit tetap berjalan.

"Dana talangan itu kita ambil sesuai dengan jumlah klaim yang sudah diacceptasi oleh BPJS dan tidak boleh lebih agar saat BPJS bayar klaim, dana itu kita akan gunakan bayar hutang di bank," ungkapnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads