alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dewan Malas, 24 Ranperda Mangkrak di DPRD Pangkep

Muhammad Subhan
Dewan Malas, 24 Ranperda Mangkrak di DPRD Pangkep
Ilustrasi/SINDOnews

PANGKEP - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkep hanya mampu menyelesaikan sembilan rancangan peraturan daerah (ranperda) menjadi peraturan daerah (perda) pada anggaran 2018.

Sementara, 24 ranperda lainnya mangkrak. Pada program pembentukan peraturan daerah (Propen Perda) 2018 terdapat 33 ranperda.

"Bagaimana mau selesai ranperda, rapat baleg saja hanya beberapa kali. Bisa dihitung jari, berapa kali rapat baleg selama 2018," aku salah satu anggota Badan Legislasi (Baleg) DPRD Pangkep, HM Nurdin Mappiara, Selasa (08/01/2019).



Bahkan dia menyebut kendala yang paling utama dihadapi dalam menyelasaikan ranperda yakni kemalasan para anggota legislatif.

"Jangankan rapat, hadir di kantor saja banyak yang malas. Lihat saja hari ini. Cek di ruang komisi, berapa orang ji yang hadir," pungkas politisi Partai Hanura ini.

Selain faktor kemalasan para anggota dewan, ketidakfokusan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep juga dianggap sebagai kendala.
 
"Pertama, tidak fokus kepada OPD terkait, kedua naskah akademik tidak selesai dan kadang OPD dan DPRD kurang kompak soal ranperda," sambung anggota Baleg DPRD Pangkep lainnya, M Arsyad Kunnu.

Adapun sembilan perda yang telah disahkan, masing-masing Perda tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah, Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017, Perda Perubahan APBD 2018, Perda APBD 2019, Perda Perubahan pada Perda Retribusi Jasa Umun Retribusi Jasa Usaha dan Retribusi Perizinan Tertentu (IMB), PerdaPerubahan atas Perda nomor 4 tahun 2016 tentang Pembentukan Sususan Perangkat Daerah dan Perda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads