alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemilih Muda Jadi Incaran Parpol untuk Raup Suara

Luqman Zainuddin
Pemilih Muda Jadi Incaran Parpol untuk Raup Suara
PEMILU. KPU Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengelompokan pemilih berdasarkan usia yang ditetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mengelompokan pemilih berdasarkan usia yang ditetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Dari pengelompokan tersebut diketahui bahwa pemilih usia 30 tahun ke bawah merupakan mayoritas, dengan jumlah 2.058.628 jiwa.

Dengan total pemilih yang cukup banyak dibandingkan pemilih kelompok usia yang lain, membuat pemilih di bawah usia 30 tahun menjadi incaran Partai Politik (Parpol).



Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel Fadly Noor saat dihubungi mengakui bahwa partainya memang menyasar pemilih dengan usia yang muda atau millenial dan kelompok perempuan.

"Segmen PSI kan menyasar perjuangan politik perempuan, dan menjadi kanal politik para millenial. Jadi, sejak awal kami optimis di Sulsel ini, karena gagasan politik PSI menyasar dua kelompok tersebut," ujar Fadly Noor saat dihubungi SINDOnews melalui sambungan selulernya.

Menurut Fadly, jauh sebelum KPU merilis klasifikasi pemilih berdasarkan usia, PSI sudah melakukannya.

"Kita sudah tahu komposisi kelompok usia berdasarkan data statistik. Artinya, ini sudah sesuai dengan perhitungan (PSI)," pungkas dia.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Sulsel Irwan Hamid menuturkan, salah satu strategi PKB untuk menyasar pemilih dalam kelompok ini kata dia, adalah pemanfaatan teknologi informasi dan media sosial.

Menurut Irwan, untuk meraih suara pemilih millenial pihaknya massif sosialisasi melalui media sosial. Saat ini, lanjut Irwan, di dalam tubuh PKB, ada tim khusus yang dibikin untuk bisa menyosialisasikan partai dan caleg di media sosial.

"Semua kalangan tentu akan kita sasar untuk bisa memilih PKB. Tapi untuk kalangan millenial kita memanfaatkan Teknologi Informasi (IT) dan massif sosialisasi di media sosial," ucap Irwan saat ditemui di DPRD Sulsel.

Wakil ketua DPD Hanura Sulsel, Imbar Ismail juga menyebutkan, jika pemilih muda atau millenial menjadi salah satu segmen pemilih yang diincar oleh Hanura. Upaya yang dilakukan Hanura, kata Imbar diantaranya, dengan melakukan perekrutan calon legislatif dari kalangan anak muda, menggelar kegiatan olahraga dan seni, dan beberapa kegiatan lainnya yang berkaitan dengan kepemudaan.

"Cara lain yang kita lakukan tentu pemanfaatan media sosial. Cara ini kita anggap yang punya pengaruh cukup dekat dengan kalangan pemilih milenial," tutur anggota DPRD Sulsel ini.

Sebagai informasi tambahan, dalam klasifikasi pemilih Sulsel berdasarkan usia, juga menunjukkan jika pemilih berusia 31 tahun sampai 40 tahun berada diposisi kedua tertinggi dengan jumlah pemilih. 1.335.001. Pemilih berusia 41- 50 tahun sebanyak 1.197.447 pemoili. Pemilih berusia 51 - 61 tahun sebesar 812.223, dan pemilih 60 tahun ke atas sebanyak 756.076.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook