alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kanwil DJP Sulselbarta Optimis Tekan Piutang pada 2019

Suwarny Dammar
Kanwil DJP Sulselbarta Optimis Tekan Piutang pada 2019
Kantor wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Sulbar dan Tenggara (Sulselbarta) miliki piutang sebesar Rp1.352 miliar per 31 Desember 2018. Foto: Suwarny Dammar/SINDOnews

MAKASSAR - Kantor wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Sulbar dan Tenggara (Sulselbarta) miliki piutang sebesar Rp1.352 miliar per 31 Desember 2018.

Kepala Kanwil DJP Sulselbarta, Eka Sila Kusna Jaya, mengatakan, pada 2019 pihaknya optimistis mampu menekan jumlah piutang atau tunggakan yang ada di sejumlah Wajib Pajak (WP) baik perseorangan maupun badan.

Kata dia, saat ini sejumlah inovasi telah dihadirkan untuk memberikan kemudahan WP membayar pajak, seperti adanya layanan sistem elektronik bayar pajak atau e- filling. Dimana WP bisa dimanapun dan kapanpun melakukan pelaporan dan pembayaran pajaknya.



“Sangat disyukuri dalam hal rasio Kepatuhan Penyampaian SPT Tahunan Tahun Pajak 2017 sampai dengan 31 Desember 2018, Kanwil DJP Sulselbartra memiliki pencapaian 91,68% atau 602.510 SPT dari target 657.200 SPT, tentunya akan terus digenjot dengan menggenarkan sosialiasi hingga kerja sama dengan sejumlah stakeholder,” ujarnya saat menggelar media gathering, Kamis (10/1/2019).

Dia menambahkan, pihaknya juga tegas memberikan sanksi pada WP yang membandel bayar pajak dari mulai sanksi tertulis, memblokir rekening hingga mencekal melakukan perjalanan ke luar negeri.

Untuk sanksi pencekalan ke luar negeri, di tahun lalu tercatat lebih dari 10 WP yang dicekal dan sebagian dari mereka telah membayar kewajibannya.

Sementara itu, Eka Sila Kusna Jaya mengungkapkan, untuk realisasi penerimaan pajak di tahun lalu berhasil dicapai sebesar Rp14,079 triliun dari target nasional Rp1.423,995 triliun.

“Sampai dengan tanggal 31 Desember 2018, Pencapaian Realisasi Penerimaan Kanwil DJP Sulselbartra sebesar Rp.12.495 triliun atau 88,75% dari target serta mengalami pertumbuhan 10,91% dari realisasi pencapaian di tahun 2017,” terangnya.

Dalam rangka menggairahkan iklim investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta melakukan relaksasi terhadap berbagai sektor perekonomian, pemerintah memberikan insentif pajak dalam berbagai bentuk.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads