alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bawaslu Sulsel Setop Kasus Dugaan Pelanggaran Caleg Gerindra

Luqman Zainuddin
Bawaslu Sulsel Setop Kasus Dugaan Pelanggaran Caleg Gerindra
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Kasus dugaan pelanggaran pemilu melibatkan dua calon anggota legislatif (caleg) Partai Gerindra, Azikin Solthan dan Idris Manggabarani dihentikan lantaran tidak memenuhi unsur pelanggaran.

Hal tersebut diketahui pada persidangan pembacaan putusan yang berlangsung di Sekretariat Bawaslu Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (11/01/2019).

"Setelah kami menerima tindak lanjut dari temuan (Bawaslu) kota Makassar, satu hari setelah menerima laporan kami pleno, apakah syarat formil dan materil terpenuhi atau tidak. Hasil pleno kami, menyimpulkan laporan itu tidak memenuhi syarat," terang Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi.



Meski demikian, kata Laode Arumahi, kasus dugaan pelanggaran dua caleg DPR RI tersebut masih tetap berjalan di Bawaslu Kota Makassar.

Dalam sidang pembacaan putusan itu diketahui dihadiri pihak terduga, Azikin Solthan dan Idris Manggabarani dan pihak yang menemukan dugaan pelanggaran, yakni Bawaslu Kota Makassar.

"Di (Bawaslu) Makassar tetap diproses," sebut Laode Arumahi.

(Baca : Azikin Solthan Bantah Pasang Iklan di Salah Radio Swasta)

Selain kedua caleg DPR RI itu, Bawaslu Sulsel juga menghentikan kasus dugaan pelanggaran administrasi caleg DPRD Kota Makassar asal partai Berkarya, Yusuf Gundo. Ke tiga caleg ini punya kasus yang sama, yakni dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal. Melakukan pemasangan iklan kampanye di media massa.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari menyatakan tetap menerima putusan Bawaslu Sulsel. Akan tetapi dia menegaskan jika dugaan pelanggaran pidana yang melibatkan Azikin Solthan dan Idris Manggabarani tetap akan diproses pihaknya.

Menurut dia, penyelesaian kasus keduanya akan berlangsung di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sulsel pada pekan depan.

"Pada dasarnya kita menghargai, bahwa yang namanya dugaan pelanggaran, kita cuma melaksanakan kewenangan kita untuk melakukan proses. Toh kalau ternyata hasilnya terbukti atau tidak terbukti, itu urusan lain. Yang jelas kita sudah melaksanakan tugas kita untuk melakukan pengawasan dan penindakan seperti ini," kata dia.

"Bisa kami sampaikan, jika di samping pelanggaran administrasi, kasus ini juga ada pidananya. Nah pidananya itu masih sementara berproses di Bawaslu Makassar. Mudah-mudahan pekan depan sudah bisa kami rampungkan," sambung Nursari.

(Baca : Gakkumdu Proses Dugaan Pidana Pemilu 2 Caleg Gerindra)



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads