alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Toraja

Joni Lembang
Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Toraja
Ilustrasi/SINDOnews

MAKALE - Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Tana Toraja. Korbannya merupakan siswi di salah satu sekolah menengah pertama (SMP), AP (13).

Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Tana Toraja saat ini tengah mendalami kasus dugaan pencabulan tersebut yang melibatkan terduga pelaku MS (40) yang merupakan warga Kelurahan Malimbong, Kecamatan Malimbong.

Perbuatan pelaku terbongkar setelah AP didampingi keluarganya melapor ke Mapolsek Saluputti. Tak lama kemudian, MS pun ditangkap di kediamannya.



"Personil Polsek Saluputti menangkap MS di rumahnya pada hari Kamis atas laporan pihak korban AP. MS diduga melakukan tindak pidana pencabulan dan pemerkosaan terhadap AP yang masih di bawah umur," ungkap Kapolsek Saluputti, Iptu Marthinus Paruruk di Makale, Jumat (11/01/2019).

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku kata Marthinus melakukan perbuatan bejatnya di rumah korban yang dalam kondisi sepi ditinggal kedua orangtua korban. MS berpura-pura ingin menonton televisi.

"Saat pulang sekolah korban seringkali sendiri di rumah. Pelaku memanfaatkan suasana sepi di rumah korban pada siang hari untuk melakukan aksi bejatnya dengan mengiming-imingi korban sejumlah uang," terang Marthinus.

Dia menambahkan, aksi bejat terakhir pelaku menyetubuhi korban berlangsung pada Rabu (09/01/2019). Saat itu orangtua korban tidak sedang berada di rumah. Ironinya, kejadian berlangsung bukan hanya sekali melainkan beberapa kali.

"Saat ini,  pelaku yang berprofesi sebagai petani masih menjalani pemeriksaan di unit perlindungan perempuan dan anak Polres Tana Toraja untuk proses hukum selanjutnya," kuncinya.

Terpisah, Ketua Lembaga Pilar Rakyat Indonesia (LPRI) Toraja, R Mappadang sangat prihatin dengan kasus pencabulan anak di bawah umur yang kerap terjadi di Toraja.

Dimana sebelumnya, Polres Tana Toraja telah mengamankan dua pelaku pada kasus yang sama. (Baca : Dua Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Dibekuk di Toraja)

"Para pelaku pencabulan dan persetubuhan harus dihukum seberat-beratnya karena sudah merusak masa depan generasi penerus bangsa," pungkasnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads