alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

SYL Sebut Boleh Berbeda tapi Jangan Bohong dan Takuti Rakyat

Muhammad Subhan
SYL Sebut Boleh Berbeda tapi Jangan Bohong dan Takuti Rakyat
Perbedaan dalam pilihan jangan sampai menakut-nakuti rakyat dan berbohong, termasuk berbohong tentang banyaknya tenaga kerja asing di Indonesia. Foto: Muhammad Subhan/SINDOnews

PANGKEP - Perbedaan dalam pilihan jangan sampai menakut-nakuti rakyat dan berbohong, termasuk berbohong tentang banyaknya tenaga kerja asing di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua DPP Partai NasDem, Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat memberi sambutan pada kegiatan zikir dan doa awal tahun yang diiktui tim keluarga SYL dan kader Partai NasDem Pangkep di gedung Islamic Centre, Pangkajene, Jumat malam (11/1/2019).

Kegiatan zikir dan doa komunitas SYL ini menghadirkan Ustad Nur Maulana sebagai penceramah, dan turut dihadiri juga Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau.



Menurut SYL, perbedaan pilihan adalah hal wajar dalam politik asal tidak menghalalkan kebohongan untuk memenangkan pilahnnya.

"Berbeda boleh tapi jangan bohong, jangan bikin takut rakyat, jangan bilang hoaks, jangan bilang banyak tenaga kerja asing padahal tidak, jangan bilang ekonomi jelek padahal bertumbuh, Mari bicara tanpa kebohongan," kata mantan Gubernur Sulsel dua periode ini.

SYL juga mengajak semua elemen bangsa untuk mengikuti Pemiku 2019 sebagai pesta demokrasi dengan menjunjung sikap kejujuran.

SYL menegaskan, bagi dirinya dan seluruh kader Partai NasDem, Jokowi adalah calon terbaik untuk memimpin Indonesia. Menurutnya, kebijakan Jokowi sejalan dengan visi Partai NasDem yaitu restorasi Indonesia. Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh masyarakat agar tidak salah dalam pemilu 2019 agar terwujud Indonesia yang semakin sejahtera.

"Besok ada hak yang negara kasi kita semua, apa itu? Menghadirkan negara Indonesia yang semakin sejahtera. Tanggal 17 april terbuka tanganta semua untuk memperbaiki Indonesia," ucapnya.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads