alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kejadian Langka, Masjidil Haram Diserbu Ribuan Serangga

Tim Sindonews
Kejadian Langka, Masjidil Haram Diserbu Ribuan Serangga
Masjidil Haram, salah satu situs tersuci umat Islam di Makkah, Arab Saudi kedatangan ribuan serangga mulai dari belalang, jangkrik hitam dan kecoak. Foto : Istimewa

MAKKAH - Masjidil Haram, salah satu situs tersuci umat Islam di Makkah, Arab Saudi kedatangan ribuan serangga mulai dari belalang, jangkrik hitam dan kecoak.

Kejadian langka itu telah dikonfirmasi otoritas kota Makkah. Belum jelas apa penyebab serbuan kelompok serangga ke salah satu situs tujuan jamaah haji dan umrah umat Muslim tersebut.

Namun demkian, tim khusus pekerja sanitasi dikerahkan untuk menangani fenomena aneh itu. Pemerintah kota Makkah telah menunjuk hampir 130 orang untuk mengatasi masalah itu.



"Kami telah memanfaatkan semua upaya yang tersedia untuk mempercepat pemberantasan serangga demi kepentingan keselamatan dan kenyamanan para tamu di rumah Tuhan," bunyi pernyataan otoritas kota Makkah, seperti dikutip dari Al-Araby.

"Kami fokus pada bidang reproduksi dan pengembangbiakan serangga, selokan, dan sumber air terbuka di sekitar pekarangan Masjidilharam dan di semua toilet di pekarangan masjid," lanjut otoritas kota Makkah.

Media sosial Arab Saudi juga diramaikan posting foto dan video perihal kejadian itu. Tak hanya kompleks Majidilharam, sekolah dan rumah-rumah warga di sekitar situs suci juga jadi target "invasi" serangga.

"Pada Sabtu malam saya berdoa di Masjidilharam dan serangga ada di mana-mana, masjid memikat mereka, tidak hanya di halaman, tetapi bahkan di sekitar Kakbah," kata warga setempat, Abdulwhab Soror, 64, kepada The National.

"Saya telah tinggal di Makkah seumur hidup saya dan saya belum pernah menyaksikan sesuatu seperti ini sebelumnya," ujarnya.

Fenomena itu bahkan membingungkan para pakar margasatwa. Dr Jacky Judas, manajer dan penasihat ilmiah keanekaragaman hayati terestrial di WWF and Emirates Nature, mengatakan kejadian ini adalah yang pertama kali.

"Ini adalah pertama kalinya bagi saya untuk melihat spesies ini dalam jumlah besar. Saya tidak terkejut bahwa orang mengatakan hal yang sama," kata Dr Judas.

"Saya belum pernah melihat spesies ini dalam jumlah besar ini," katanya lagi.



(sss)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads