alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dinas Pendidikan Sinjai Bantah Data BPS Soal Angka Buta Aksara

Irman Bagoseng
Dinas Pendidikan Sinjai Bantah Data BPS Soal Angka Buta Aksara
Ilustrasi/SINDOnews

SINJAI - Pihak Dinas Pendidikan Sinjai menampik data Badan Pusat Statistik (BPS), terkait jumlah warga Kabupaten Sinjai yang Buta Aksara.

M Zuhri N, Kepala Bidang Paud dan Pendidikan dan Non Formal Kabupaten Sinjai mengaku, terkejut dengan dengan data tersebut.

"Entah, data dari mana BPS itu peroleh, setahun saja saya menjabat di sini (Kabid Paud dan Pendidikan dan Non Formal) angka buta aksara sudah turun, yah meskipun tidak terlalu Signifikan, secara logika saja nggak mungkin selama lima tahun progres angka buta aksara tidak turun," ungkapnya, Selasa, (15/1/19) saat ditemui di ruang kerjanya.



Lebih lanjut Zuhri katakan dari data yang dihimpun oleh Tim Tehknis (Dinas Pendidikan) sepanjang tahun 2018, jumlah buta aksara antara usia 18-59 di Sinjai sebanyak 6127. Adapun jumlah sasaran program pendidikan keaksaraan Fungsional ditahun yang sama (2018) sebanyak 400 Jiwa.

"Kalau dari data base sepanjang 2018, pihak kami mencatat 6.127 Jiwa, dikurang 400 jiwa melalui sasaran program pendidikan keaksaraan, jadi jumlah warga Sinjai yang buta aksara sekitar 5.727 jiwa, data ini kami peroleh dengan sistem by name by addres," ucapnya.

Adapun penyebab buta aksara di Kabupaten Sinjai cukup beragam, faktor ekonomi dan geografis. "untuk penduduk yang masih usia sekolah, penyebabnya karena putus sekolah namun saat berhenti belum pandai membaca dan menulis dan hal seperti ini biasa kami temukan di bagian pesisir, alasannya tidak ada waktu untuk belajar karna sudah terjun ke laut membantu orang tua," katanya.

Sedangkan untuk usia lanjut, kata dia, rata-rata karena mereka tidak pernah mengenyam bangku pendidikan, yang kebanyakan di jumpai di pegunungan.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads