alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Perketat Protokol Keamanan, China Larang Bawa Laptop ke Amerika

Tim Sindonews
Perketat Protokol Keamanan, China Larang Bawa Laptop ke Amerika
Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA - China memperketat protokol keamanan teknologi informasi untuk para pegawai yang akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat (AS).

Beberapa pegawai tidak diizinkan membawa laptop untuk perjalanan itu dan diperintahkan menghapus semua data serta informasi terkait kerja dari telepon pribadi mereka sebelum melakukan perjalanan.

Komisi Administrasi dan Supervisi Aset Milik Negara (SASAC) yang mengawasi sekitar 100 perusahaan negara meminta beberapa perusahaan hanya membawa laptop yang dikeluarkan perusahaan untuk penggunaan di luar negeri jika perlu melakukan perjalanan.



“Imbauan perjalanan China itu termasuk memperingatkan perjalanan kenegara lain yang termasuk dalam pakta sharing intelijen Lima Mata Intelijen, yakni Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru,” ungkap laporan Bloomberg dilansir Reuters. SASAC belum memberikan komentar tentang laporan terbaru itu.

Tak hanya itu China memperingatkan perusahaan-perusahaan negara agar menghindari perjalanan bisnis AS.

“Sejumlah perjalanan bisnis ke AS belum dibatalkan,” ungkap sumber perusahaan itu pada Reuters. Ketegangan terbaru antara China dan AS itu terkait penahanan eksekutif perusahaan teknologi China, Huawei Meng Wanzhou, di Kanada atas permintaan otoritas AS.

Penahanan itu dikhawatirkan memicu aksi balasan dari Beijing terhadap perusahaan-perusahaan AS yang beroperasi di China, di tengah perang dagang antara kedua negara. Hubungan China dan Kanada juga memburuk sejak penahanan Meng Wanzhou yang merupakan chief financial officer (CFO) dan putri pendiri Huawei.

Beijing telah memperingatkan berbagai konsekuensi atas penahanan Meng. China telah menahan diplomat Kanada Michael Kovrig yang sedang cuti tanpa gaji dari Kedutaan Besar (Kedubes) Kanada di Beijing.

Chian juga menahan konsultan asal Kanada Michael Spavor atas tuduhan membahayakan keamanan negara. Beijing mengaitkan langsung antara penahanan itu dan penangkapan Meng. Otoritas AS menuduh Meng terlibat dalam skandal transaksi terkait Iran melalui berbagai bank multinasional.

Para diplomat Barat menyatakan berbagai kasus itu merupakan aksi balasan. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kanada juga memperbarui imbauan perjalanan untuk China yang memperingatkan warganya tentang risiko penegakan hukum lokal secara sewenang-wenang.

Hubungan Beijing dan Ottawa semakin memanas setelah pengadilan China memvonis hukuman mati warga Kanada Robert Schellenberg yang didakwa menyelundupkan methamphetamine seberat 222 kg.

Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau menyatakan vonis pengadilan itu sangat mengkhawatirkan teman-teman dan aliansi Kanada serta Pemerintah Kanada karena China memilih menerapkan hukuman mati secara sewenang-wenang.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook